AYOJAKARTA.COM -- Belakangan ini desas-desus mengenai jegal pencapresan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 masih saja menjadi perbincangan hangat publik.
Apalagi setelah mantan wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana yang mengaku mendapatkan informasi soal jegal pencapresan Anies Baswedan.
Ia pun menyinggung Komisi Pemberantasan Korupsi yang sedang menargetkan pihak oposisi atau yang bertentangan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Oli Motor Harus Rutin Diganti Baru, Idealnya Berapa Bulan?
Hal ini disampaikan oleh Denny Indrayana melalui akun Twitter miliknya @dennyindrayana.
Menurutnya ketika itu KPK mengaku tengah menyelidiki korupsi di Kementerian Pertanian (Mentan).
Yang mana menurut eks Wamenkumham akan ada tersangka seorang menteri dengan inisial SYL.
Bahkan secara terang-terangan Denny Indrayana menyebut bahwa dibidiknya menteri dengan inisial SYL ini merupakan upaya dalam penjegalan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Resep dan Cara Masak Soto Kuah Bening, Mudah Dibuat di Rumah
“Yang ditarget menjadi tersangka lagi-lagi adalah lawan oposisi. Seorang Menteri dengan inisial S*L. Tujuannya jelas, mengganggu koalisi KPP, dan menjegal pencapresan Anies Baswedan,” ujarnya dikutip AyoJakarta.com melalui akun Twitter @dennyindrayana, Kamis (15/6/2023).
Sementara itu, Sekretaris Tim Koordinator Relawan Pemenangan Ganjar Pranowo, Deddy Sitorus seolah turut mengomentari soal jegal pencapresan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Menurutnya terkait dengan jegal pencapresan Anies Baswedan merupakan isu belaka dan tidaklah benar.
Deddy Sitorus juga menyebut bahwa apa yang disampaikan oleh Denny Indrayana mengada-ada jika tidak bisa menyebutkan fakta dan data yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: KJP Plus Cair, Penerima Manfaat yang Masih Newbie Perlu Tahu Daftar Merchant dan Rincian Bantuannya
“Saya kira kita sebut mengada-ada kalau Denny Indrayana tidak bisa menyebut fakta dan data yang valid yang bisa dipertanggungjawabkan, yang tidak bisa terbantahkan, itu mengada-ada,” ujar Deddy Sitorus dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV.
Relawan pemenangan Ganjar Pranowo ini juga menjelaskan apabila isu jegal pencapresan Anies Baswedan terbukti benar adanya maka pihaknya juga akan turut melawan praktik seperti itu.
Namun, Deddy Sitorus kembali menyebut selama ini Denny Indrayana hanya mengambil kesimpulan sendiri tanpa didasari dengan data atau alasan yang valid, sehingga menurutnya tidaklah baik.
“Kalau itu benar ya kita bersimpati, dan kita harus melawan praktik seperti ini kalau memang benar, misalnya soal MK dan sebagainya,” ujarnya.
Baca Juga: Apakah Ada Tunjangan Hari Raya Idul Adha Bagi PNS? Simak Penjelasan PMK No 49 Tahun 2023 Ini
Tapi sejauh ini Denny hanya membuat insinuasi, otang atik gatuk, macam nyusun lego atur-atur sendiri lalu berkesimpulan sendiri nah ini menurut saya tidak baik buat demokrasi, berbahaya,” tambahnya.***

Share this article
Desas-desus mengenai jegal pencapresan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 masih saja menjadi perbincangan hangat publik.