AYOJAKARTA.COM-- Polda Metro Jaya menjelaskan terkait peristiwa yang memperlihatkan tersangka Mario Dandy Satrio memakai borgol kabel ties sendiri.
Video itu viral di media sosial dan menggegerkan publik, sementara itu polisi mengatakan bahwa video itu merupakan hasil dari proses editan.
"Video tersebut merupakan dua peristiwa yang melalui proses pengeditan digabungkan menjadi satu frame dengan menambahkan teks dan efek latar belakang suara sehingga menimbulkan persepsi negatif," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andika kepada Wartawan, dari YouTube Kompas TV, Minggu (28/5/2023).
Baca Juga: Belum Menikah? Begini Pertanda Bahwa Dia Jodohmu dalam Islam
Trunoyudo juga menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi ketika masih di dalam Kawasan Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.
"Di bawah pengawasan penyidik dan direktorat tahanan dan barang bukti pada saat pengurusan administrasi penyerahan tersangka dari direktorat tahanan dan barang bukti kepada penyidik," ujarnya.
Lebih lanjut, dia juga menekankan bahwa proses administrasi itu sendiri telah selesai, dan penyidik secara SOP memakaikan baju tahanan berwarna oranye dengan borgol kabel ties.
"Kemudian fakta sesungguhnya, pasca-administrasi telah selesai penyidik secara SOP memakaikan baju tahanan berwarna oranye dan memasangkan kabel ties kepada tersangka," kata Trunoyudo.
Baca Juga: Cek Tanggal Merah Juni 2023 Dari SKB 3 Menteri, Ada Long Weekend yang Cocok Untuk Liburan!
Dia lantas mengatakan bahwa Mario Dandy setelah itu dibawa ke luar Rutan Polda Metro Jaya untuk menuju ke Gedung Biddokkes Polda Metro Jaya guna menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.
Namun, terlepas dengan itu. Trunoyudo menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat karena sudah ikut berperan aktif dan memberikan kontrol sosial dengan sarana media.
“Polda Metro Jaya mengucapkan terima kasih atas perhatian seluruh masyarakat, yang sudah berperan memberikan kontrol sosial dengan sarana media,”ungkap Trunoyudo.***

Share this article
Usai viral di media sosial dan menggegerkan publik, sementara itu polisi mengatakan bahwa video itu merupakan hasil dari proses editan.