AYOJAKARTA.COM - Kasus peredaran narkoba jenis sabu oleh Teddy Minahasa terus menguak fakta-fakta baru.
Saksi ahli digital forensik dihadirkan dalam sidang kasus peredaran narkoba jenis sabu dengan terdakwa Irjen Pol Teddy Minahasa pada Kamis (2/3).
Saksi ahli digital forensik membongkar percakapan penting antara terdakwa Teddy Minahasa dengan AKBP Doddy Prawiranegara.
Baca Juga: Harta, Tahta, Wanita, dan Teddy Minahasa Sirna Seketika Karena Narkoba!
Isi percakapan penting tersebut adalah berisi pergantian barang bukti sabu dengan tawas.
Awalnya saksi ahli digital forensik memperlihatkan softcopy DVD berisikan pemeriksaan digital forensik salah satunya adalah isi chat di barang bukti ponsel yang disita dari AKBP Doddy Prawiranegara.
Percakapan soal penggantian barang bukti sabu dengan tawas tercatat pada 17 Mei 2022 pada pukul 13.21 WIB.
Saat itu mantan Kapolda Sumatera Barat tersebut meminta kepada Doddy agar sebagian barang bukti diganti dengan tawas.
Namun chat tersebut dibalas dengan ketidaksanggupan oleh AKBP Doddy.
"Tanggal 17 bulan Mei 2022 jam 13.21.36 WIB. Pesan diawali dari Teddy Minahasa isi pesan 'sebagian bb diganti tawas emoticon tertawat (buat bonus untuk anggota)'," ujar saksi ahli.
Baca Juga: PANAS! Detik-detik Momen Teddy Minahasa Berani Bentak Kuasa Hukum AKBP Dody: Jangan Melototi Saya!
Kemudian pesan tersebut dibalas dengan Doddy dengan ketidaksanggupaan karena tidak berani.
"DP dalam hal ini Doddy 'siap nggak berani jenderal..' dengan emoticon mengeluh," kata saksi.
Namun Teddy membalas dengan tetap meminta untuk ditukar di hari Senin atau Sabtu.
Baca Juga: Akankah Kasus Narkoba Teddy Minahasa Munculkan JC Penguak Bandar? Pakar Sebutkan Syarat Berikut!
"Lanjut di replay, 'Senin ya mas atau Sabtu'. Kemudian membalas replay 'siap ga berani jenderal' dari Doddy dengan emoticon tanda tutup mulut," ujar saksi ahli lagi.
Sementara pada persidangan sebelumnya, terdakwa Teddy Minahasa telah membantah tak pernah memerintahkan Doddy menukar barang bukti sabu dengan tawas.
Bantahan Teddy tersebut disampaikannya pada persidangan yang digelar Rabu 1 Maret lalu.***

Share this article
Ahli digital forensik bongkar chat Teddy Minahasa dengan Doddy Prawiranegara soal penggantian barang bukti sabu dengan tawas.