AYOJAKARTA.COM - Tuntutan yang dijatuhkan kepada Richard Eliezer begitu ramai dibahas.
Hal ini dikarenakan tuntutan tersebut terlalu besar dan menggugah rasa keadilan di masyarakat.
Para ahli dan berbagai lapisan masyarakat mempertanyakan status justice collaborator yang diberikan kepada Richard Eliezer.
Hal ini pun terlihat sia-sia saat kejujurannya malah diganjar dengan hukuman yang lebih besar darI tuntutan terhadap tiga terdakwa lainnya.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok JAM GADANG TV (4/2/2023), Prof. Gayus Lumbuun menjelaskan terkait pernyataan Richard Eliezer bahwa sebelum melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J ia berdoa di dalam toilet.
Baca Juga: Konsorsium Ferdy Sambo Disebut Melobi Sebelum Sidang Tuntutan, Sosoknya Sudah Terbongkar, Ini Inisialnya
Menurut pendapatnya, saat melakukan pembunuhan Richard Eliezer tahu bahwa hal tersebut melanggar, namun ia berdoa agar perintah tersebut tidak jadi dilakukan.
"Tidak dia tidak ingin membunuh dia berdoa supaya dilalukan perintah ini, tetapi dibalik itu dia tau bahwa ini melanggar," ungkap Prof Gayus Lumbuun.
Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan dari Albert Aries, tentang perintah menembak kepada Richard Eliezer.
"Sepanjang yang saya ketahui orang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan bukan hanya pasal 40 konteksnya bisa berasal dari misalnya pasal 48 termasuk juga pasal 52 tentang karena dia menerima perintah," ucap Albert Aries.
Baca Juga: Tim Pengacara Putri Candrawathi Disebut Tak Profesional, Arman Hanis Balas Pedas: Menggelikan dan Menyedihkan
Albert Aries kemudian memberikan tanggapan terkait ucapan dari Prof. Gayus yang mengatakan bahwa dalam berdoa Richard Eliezer tau yang dilakukan adalah kesalahan tapi tetapi ia lakukan.
"Ijinkan juga saya menanggapi apa yang disampaikan oleh Prof Gayus, Prof betul tadi ketika Eliezer berdoa dia tahu bahwa membunuh itu tidak benar, maka benarlah apa yang disampaikan oleh Professor Parabellum," ucap Albert Aries.
"Dalam buku ini mengatakan orang yang menerima perintah jabatan dari orang yang memiliki otoritas sesungguhnya mereka mengalami konflik di satu sisi nggak boleh membunuh, nggak boleh mencuri nggak boleh merusak, nggak boleh mengambil barang milik orang lain, disatu sisi dia menerima perintah untuk menjalankan suatu perbuatan melawan hukum, dan pada umumnya orang yang memiliki otoritas perintahnya cenderung harus ditaati," ucap Albert Aries. ***

Share this article
Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan dari Albert Aries, tentang perintah menembak kepada Richard Eliezer.