AYOJAKARTA.COM – Puasa Rajab menjadi salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh umat muslim dalam menyambut datangnya bulan Rajab.
Ustadz Adi Hidayat pernah menyampaikan bahwa Nabi Muhammad pernah mengisyaratkan tentang salah satu amalan yang bisa dikerjakan di bulan haram.
"Nabi Saw pernah mengisyaratkan satu amalan yang menghimpun semua amalan tersebut, yaitu meningkatkan puasa di bulan haram." kata Ustad Adi.
Menurutnya, kegiatan berpuasa yang dilakukan oleh umat muslim bukan hanya memiliki arti sepele sekedar menahan lapar dan dahaga.
Akan tetapi, makna sesungguhnya dari berpuasa adalah untuk meningkatkan ketaqwaan dan sarana ibadah kepada Allah SWT.
Tak hanya itu saja, puasa juga dilakukan dengan tujuan melatih diri untuk mencegah larangan Allah dan Rasulnya.
Ustadz Adi Hidayat berpendapat bahwa keutamaan puasa sunnah yang istiqomah akan membentuk seseorang menjadi pribadi yang bertaqwa.
Baca Juga: Rezeki Luas, Hutang Lunas! 3 Amalan Menurut Mbah Moen yang Hanya Dilakukan Diwaktu Subuh Saja
Sehubungan dengan hal tersebut, ia menyampaikan bahwa empat bulan haram menjadi waktu yang tepat sebagai sarana latihan menuju bulan Ramadhan.
Adapun empat bulan mulia atau bulan haram yang dimaksud adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharrram, dan Rajab.
Walaupun demikian, ia menyebutkan bahwa tiada hadits yang merinci amalan apa saja yang bisa dikerjakan pada bulan Rajab.
"Tida ada hadist yang merinci apa saja yang bisa dikerjakan, yang jelas para ulama memerintahkan kita untuk memperbanyak amal shaleh di bulan Rajab ini," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Sementara itu, ia kemudian menyebutkan bahwa ada suatu amalan yang bisa dikerjakan di bulan Rajab yang sudah mencakup seluruh kemuliaan yaitu berpuasa.
Baca Juga: Bill Gates Menarik Diri dari Pertemuan WEF 2023, Benarkah?
"Di bulan haram boleh juga menggabungkan satu amalan yang sekiranya menghimpun seluruh kemuliaan yang bisa dilakukan, diisyaratkan Nabi Muhammad SAW, yaitu meningkatkan puasa di bulan haram," ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Menurutnya, memperbanyak puasa di bulan Rajab boleh-boleh saja dan bahkan dianjurkan kepada umat muslim.
Bukan tanpa alasan, puasa sendiri merupakan sebuah ibadah yang memiliki banyak makna dan manfaat bagi seorang muslim itu sendiri.
Tak hanya itu saja, umat Islam juga bisa meningkatkan kajian dan membaca Alquran di bulan Rajab, juga menginfakkan hartanya atau bersedekah di jalan Allah.***

Share this article
Akan tetapi, makna sesungguhnya dari berpuasa adalah untuk meningkatkan ketaqwaan dan sarana ibadah kepada Allah SWT.