AYOJAKARTA.COM – Untuk pertama kalinya kakak Richard Eliezer, yaitu Kelvin Yulius Marselino Lumiu bertemu dengan adiknya selama sang adik terseret kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Ia mengaku senang dapat bertemu adiknya dalam keadaan sehat.
Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan Youtube Kompas TV pada Jumat (9/12/2022), Kelvin kaget dan tidak percaya sang adik sampai melakukan penembakan terhadap rekannya.
Baca Juga: Ronny Talapessy Bantah Pernyataan Kuasa Hukum Putri Yang Menyudutkan Richard
Menurutnya selama kecil Richard Eliezer selayaknya anak pada umumnya, tidak pernah berurusan dengan polisi sebelum jadi Brimob.
Kevin mengungkapkan bahwa orang tuanya sempat diungsikan ke Jakarta selama tiga bulan, akibat kasus yang menimpa adiknya.
“Dari sesudah kejadian dari Brimob sempat datang ke rumah katanya ibu dan ayah berangkat ke Mako untuk jaga-jaga,” tutur Kelvin.
“Saya tidak ikut karena tinggal di rumah istri di mertua,” tambahnya.
Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2023 Segera Dibuka? Ini Kata KemenpanRB
Selama di Jakarta, ibu dan bapak dari Richard Eliezer jarang berkomunikasi dengan Kelvin.
Saat itu juga Bharada E meminta keluarganya untuk ganti nomor untuk jaga-jaga. Menurut Kelvin, adiknya takut karena ada ancaman.
Tetapi selama kasus ini Kelvin mengakui tidak ada ancaman pada keluarga.
Awal mulanya Bharada E juga sempat membohongi keluarganya mengikuti skenario yang dibuat oleh atasannya.
Menurut Kelvin, Richard Eliezer membohongi orang tuanya mengikuti skenario karena takut akan keselamatan keluarganya.
Baca Juga: Krishna Murti Tolak Kampanye LGBT di Piala Dunia: Saya Sumpahin Tim yang Kampanye Kalah Semua
Saat ditanya bagaimana karakter Ferdy Sambo di mata keluarga, Kevin mengungkapkan bahwa adiknya sempat bercerita kalau atasannya baik dan Putri Candrawati juga baik.
Kakak dari Bharada E bercerita bahwa orang tuanya juga sering menangis setelah kejadian kasus pembunuhan Yosua ini.
Apalagi ayahnya juga kerap menangis apabila melihat seragam anaknya, hal ini karena teringat perjuangan sang anak sampai empat kali daftar baru bisa diterima menjadi anggota Brimob.
Saat ditanya ada tidak melakukan intervensi mempengaruhi keluarga agar tidak buka suara pada saat pihak dari Brimob datang ke rumah, Kevin menjawab tidak ada.
“Itu memang murni, tidak ada intervensi, tidak ada ancaman, memang murni karena pada saat itu Ichad juga masih mengikuti skenario,” tuturnya.
Baca Juga: 5 Pengakuan Sambo yang Membuat Hakim Takjub dengan Latar Belakang Skenario Pembunuhan
Keluarga merasa senang tetapi juga sedih dengan keadaan Richard Eliezer saat ini.
“Senang karena progresnya sejauh ini, sedih juga karena lihat Ichad kasian dia berjuang itu demi Ichad mencari keadilan,” ungkap Kelvin.
LPSK berupaya meminta ke jaksa untuk meringankan tuntutan hukuman untuk Richard, Kevin berharap bahwa adiknya dapat dibebaskan.
“Harapan saya semoga bisa diterima permohonan itu, biar Ichad kalau bisa dapat dibebaskan atau diringankan saja keluarga sudah bersyukur,” ujarnya.
Kevin mengatakan keluarga akan tetap ikhlas dan siap apabila nantinya Richard Eliezer tetap dihukum berat, dan hanya bisa berdoa agar diberikan keadilan bagi adiknya.***

Share this article
Untuk pertama kalinya kakak Richard Eliezer, yaitu Kelvin Yulius Marselino Lumiu bertemu dengan adiknya selama sang adik terseret kasus.