Dianggap Mangkir dari Undangan Pemberian Kartu Jakarta Pintar Plus? Ini Cara Menyelesaikannya

Bagi penerima manfaat jaminan pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus, undangan pemanggilan menjadi hal paling dinantikan.
Bagi penerima manfaat jaminan pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus, undangan pemanggilan menjadi hal paling dinantikan.

AYOJAKARTA.COM – Bagi penerima manfaat jaminan pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus, undangan pemanggilan menjadi hal paling dinantikan.

Sebab dengan telah adanya undangan, maka penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar Plus sudah dipastikan akan mendapat bantuan biaya pendidikan.

Namun demikian, tidak selamanya penerima manfaat yang telah tercantum di website resmi langsung menerima undangan Kartu Jakarta Pintar Plus.

Rentang waktu yang belum bisa dipastikan ini, membuat calon penerima manfaat mempertanyakan mekanisme penetapan KJP Plus.

Biasanya, rentang waktu antara hasil penetapan yang sudah diumumkan dengan pendistribusian undangan memerlukan waktu satu hingga enam bulan.

Meski demikian tidak menutup kemungkinan bahwa pendistribusian undangan bagi penerima KJP Plus di periode selanjutnya akan lebih cepat.

Agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak sekolah dengan penerima manfaat KJP Plus, peran aktif penerima manfaat juga dibutuhkan.

Caranya adalah dengan aktif mencari informasi terkait dengan jadwal pendistribusian undangan, baik melalui pihak sekolah ataupun halaman resmi.

Baca Juga: Hati-hati! Inilah 23 Larangan yang Mengakibatkan KJP Plus Dicabut Pemprov DKI Jakarta

Sementara bagi penerima manfaat KJP Plus yang telah menikmati bantuan biaya pendidikan juga perlu berperan aktif dalam menjaga kelengkapan KJP Plus.

Setelah mendapat undangan, penerima manfaat KJP Plus biasanya akan mendapatkan buku tabungan serta kartu ATM bercorak khusus.

Agar catatan transaksi yang dilakukan dalam penggunaan KJP Plus, penerima manfaat sebaiknya melakukan pencetakan transaksi melalui buku tabungan.

Bukan sebagaimana biasa dilakukan oleh sebagian orang yang hanya menyimpan Kartu ATM dan mengabaikan buku tabungan.

Bagi calon penerima manfaat KJP Plus, undangan biasanya diberikan sebanyak tiga kali sejak ditetapkan sebagai calon penerima.

Calon penerima manfaat yang mangkir atau mengabaikan pemanggilan undangan hingga tiga kali, maka berpotensi besar untuk tidak mengalami pemanggilan.

Untuk menyiasati hal tersebut, calon penerima manfaat KJP Plus perlu melakukan sejumlah tahapan agar bisa kembali mendapatkan bantuan.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan tangkapan layar berisi informasi atau keterangan terkait hasil pengajuan KJP Plus.

Selanjutnya adalah dengan memberikan keterangan yang berisi informasi terkait alasan ketidakhadiran saat dilakukan pemanggilan.

Baca Juga: 2 Pertanda KJP Plus November 2023 Sudah Cair untuk SD, SMP dan SMA

Berikutnya meminta surat keterangan dari pihak sekolah penerima manfaat untuk selanjutnya dilaporkan ke Petugas P4OP.

Nantinya, Petugas P4OP akan memberikan saran atau cara menyelesaikan persoalan yang perlu dilakukan oleh penerima manfaat KJP Plus.

Demikian cara seperti dirangkum Ayojakarta pada Jumat, 17 November 2023, dari kanal Youtube Eka Nur Aripin.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kartu Jakarta Pintar Plus
# Undangan
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.