AYOJAKARTA.COM - Pilgub Jakarta 2024 dinilai masih menjadi magnet yang sangat kuat.
Jakarta masih menjadi idola untuk batu loncatan pada pilpres selanjutnya.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah resmi mengusung calon wakil gubernur (cawagub) yakni Sohibul Iman dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Sohibul Iman akan dipasangkan dengan Anies Rasyid Baswedan yang akan maju sebagai calon gubernur (cagub) pada November 2024 mendatang.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan bahwa duet Anies-Sohibul sudah dikomunikasikan dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh.
Dalam acara Satu Meja di KompasTV, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan sebenarnya pertama kali mencalonkan Sohibul Iman sebagai calon gubernur.
Hal tersebut dikarenakan harapan kader dan PKS menang di Jakarta pada tahun 2024.
Baca Juga: Soal Duet Anies Baswedan-Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024, Cak Imin: Itu Versi PKS
Oleh sebab itu, menurutnya wajar untuk mencalonkan kadernya sendiri maju di Pilgub Jakarta.
“Sebetulnya eh kami mengusung Ustaz Sohibul Iman, makanya di pengumuman pertama kan calon gubernurnya Sohibul Iman. Ini didasari pertama tentu harapan kader dan yang kedua kebetulan di 2024 PKS menang di DKI, wajar kalau menang di DKI berani untuk mengajukan kadernya sendiri maju di Pilkada”, ucap Mardani Ali Sera dikutip Ayojakarta.com dari YoutTube KompasTV pada Kamis 4 Juli 2024.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menjelaskan kenapa akhirnya mencalonkan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.
Ia mengatakan dalam mengusung calon harus banyak yang dipertimbangkan.
“Realita politiknya tentu perlu kita pertimbangkan pertama, PKS walaupun menang di DKI tidak dapat sendirian minimal harusnya 22 kita 18 kurang 4, jadi enggak punya golden tiket”, kata Mardani Ali Sera.
Selain itu, PKS memahami bahwa pilgub mengedepankan figur atau tokoh besar, yaitu Anies Baswedan.
“Yang kedua kita memahami Pilkada itu urusan figur tokoh. Ada tokoh besar yang selama ini sangat dekat kolaboratif dengan PKS Anies Baswedan, akhirnya kita mengajukan Anies Sohibul Iman disingkat AMAN tapi itu versinya PKS”, ucap Mardani.
Ketua DPP PKS tersebut mengatakan saat ini pihaknya sedang mengkomunikasikan dengan partai-partai lain khususnya NasDem.
“Nah sekarang sedang kami komunikasikan dengan partai-partai lain khususnya teman-teman NasDem, teman-teman PDIP juga kita ajak ngomong”, tutupnya.***

Share this article
Terungkap, ini alasan PKS mengusung pasangan Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024.