Pakar Hukum Sebut Pegi Setiawan Ada Peluang Jadi Tersangka Kasus Vina Lagi, Toni RM: Kami Tidak Khawatir!

Toni RM, kuasa hukum Pegi Setiawan yang tak khawatir soal kemungkinan kliennya bisa menjadi tersangka kasus Vina kembali.
Toni RM, kuasa hukum Pegi Setiawan yang tak khawatir soal kemungkinan kliennya bisa menjadi tersangka kasus Vina kembali.

AYOJAKARTA.COM - Bebasnya Pegi Setiawan dari status tersangka dalam kasus Vina mendapat sorotan dari sejumlah pakar hukum.

Bahkan ada beberapa pakar hukum yang berpendapat bahwa Pegi Setiawan masih berpeluang menjadi tersangka kasus Vina lagi.

Pendapat dari para pakar hukum inipun kemudian mendapat tanggapan dari Toni RM selaku kuasa hukum Pegi Setiawan.

Toni RM dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengkhawatirkan soal pendapat atau kemungkinan pakar hukum terkait Pegi Setiawan yang bisa saja kembali menjadi tersangka kasus Vina.

Pasalnya kasus Vina ini diakui oleh Toni RM memang masih belum selesai sehingga masih harus diusut tuntas.

Apalagi masih ada juga korban yang belum mendapat keadilan sepenuhnya lantaran pelaku dalam kasus Vina belum ditemukan.

Yang jelas, Toni RM mengatakan bahwa pihaknya membela dan memperjuangkan kebebasan Pegi Setiawan karena yakin pria tersebut bukanlah pelaku kasus Vina.

Baca Juga: Segera Dibuka! 6 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA dengan Gaji Tinggi Hingga 7 Jutaan

Sebab faktanya, Pegi Setiawan pada tahun 2016 tidak ada di lokasi kejadian kasus Vina yang disebut terjadi di Cirebon.

Pada tahun tersebut, Pegi Setiawan justru berada di Bandung untuk bekerja sebagai kuli bangunan.

"Kami tidak khawatir dengan berbagai kemungkinan yang disampaikan para pakar hukum (yang mengatakan Pegi Setiawan masih berpeluang jadi tersangka kasus Vina kembali)," ucap Toni RM, dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Jumat, 12 Juli 2024.

"Karena memang masih ada korban dan memang kasus Vina ini belum tuntas. Hanya saja kepentingan kami membela Pegi Setiawan ini dasarnya karena Pegi Setiawan itu tidak ada di lokasi pada saat kejadian,".

Baca Juga: 3 Alasan Mahfud MD Yakin Sebut Polri 'Serampangan' dalam Tangani Kasus Vina

"Sehingga kami berjuang untuk membuktikan itu walaupun masih hanya pada tahap praperadilan," kata Toni RM menjelaskan.

Sebelumnya, salah satu pakar hukum yang menyebut soal kemungkinan Pegi Setiawan bisa ditetapkan sebagai tersangka kasus Vina kembali adalah Prof. Hibnu Nugroho.

Menurut Hibnu Nugroho, kemungkinan tersebut bisa saja terjadi karena konsep bebasnya Pegi Setiawan ini hanya bebas dari status tersangka.

Sebab penetapan status tersangka terhadap Pegi Setiawan, berdasarkan hasil putusan praperadilan dinyatakan tidak sah karena dinilai tidak sesuai dengan prosedur.

Baca Juga: Rela Melakukan Apapun Demi Mendapat Perhatian dan Pujian, Kenali Ciri-ciri Seorang Penderita Mythomania yang Butuh Bantuan

Sehingga jika polisi memiliki bukti baru yang lebih kuat, Pegi Setiawan bisa saja ditetapkan sebagai tersangka kembali dalam kasus Vina.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Toni RM
# Kasus Vina
# pakar hukum
# tersangka

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.