AYOJAKARTA.COM -- Nama Anies Baswedan santer dikabarkan akan diusung PDIP pada Pilgub Jakarta 2024.
Namun hingga hari pertama pendaftaran dibuka, PDIP tak kunjung mengumumkan nama jagoannya untuk maju di Pilgub Jakarta.
Hal ini disebabkan adanya pengalaman buruk PDIP soal kader-kadernya yang keluar dari partai setelah diusung menjadi kepala daerah.
Bobby Nasution yang diusung PDIP pada Pilkot Medan akhirnya mundur di tengah jalan.
Sama halnya dengan Gibran Rakabuming Raka yang diusung PDIP di Pilkot Solo.
Baik Bobby maupun Gibran, keduanya akhirnya berlabuh ke kubu lawan yakni ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Gibran diusung KIM menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Sementara Bobby Nasution kini disung KIM untuk maju dalam kontestasi Pilgub Sumatera Utara.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan tak mau lagi PDIP jadi tempat mendompleng nama saja.
Megawati menginginkan orang yang diusung PDIP menjadi anggota partai dan patuh terhadap aturan.
Megawati menyampaikan, siapa saja yang tak mau menuruti keinginan PDIP lebih baik keluar saja.
"Siapa yang nggak mau nurut 'out' gitu aja," ucap Megawati Soekarnoputri dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Baca Juga: Anies Baswedan Batal Diusung PDIP di Pilgub Jakarta 2024, Apa Alasannya? Ini Kata Rocky Gerung!
"Saya pusing. Mau ikuti jadi PDI Perjuangan atau mau dompleng aja, gitu loh saya nggak mau lagi," tambahnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa PDIP tak akan mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.
Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan bahwa Anies Baswedan harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP apabila ingin diusung.
"Anies akan 'dikunci' dalam konteks yang pertama harus punya kartu anggota (PDIP) jadi siapapun kader yang ingin diusung PDIP ya harus punya KTA," kata Ujang.
Ia melihat bahwa seluruh kepala daerah yang diusung PDIP adalah kader yang memiliki KTA PDIP.
Ujang Komarudin mengambil contoh seperti Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka yang diusung karena memiliki KTA PDIP.
"Saya lihat semua kepala daerah yang diusung PDIP di semua tempat mempunyai KTA PDIP," imbuhnya.***

Share this article
Kata pengamat politik Ujang Komarudin soal alasan PDIP tak mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.