AYOJAKARTA.COM - Debat perdana Pilgub DKI Jakarta 2024 telah digelar tanggal 6 Oktober 2024
Ketiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta saling memberikan visi misi hingga janji politik jika terpilih nantinya.
Adu gagasan pun muncul dari Ridwan Kamil dan Pramono Anung yang menyoroti terkait PHK yang menimpa GenZ yang marak terjadi di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Bertempat di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, debat perdana Pilgub DKI Jakarta berlangsung seru dan menarik.
Paslon nomor urut satu Ridwan Kamil-Suswono, nomor urut dua Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan nomor urut tiga Pramono Anung-Rano Karno masing-masing memaparkan program kerja dan visi misi jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2024-2029.
Mengacu pada tema debat Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global, salah satu tema pembahasan yang menarik untuk dikulik terkait fenomena GenZ Jakarta yang terkena PHK.
Ridwan Kamil dan Pramono Anung sama-sama memiliki solusi dan gagasan untuk para GenZ yang mengalami PHK.
Cagub nomor urut satu, Ridwan Kamil memberikan solusi jika GenZ terkena PHK , RK akan memberikan dana ketahanan sosial.
Selain itu, RK berjanji akan memberikan ruang hingga kopi gratis bagi GenZ selama tiga bulan.
"Mereka kena PHK, Kami RIDO akan bikin program memberikan dana ketahanan sosial selama tiga bulan sebelum mereka bisa melamar kerja lagi." ujarnya
"Nanti angkanya kita hitung lagi sesuai kebutuhan APBD," terang Ridwan, dikutip AyoJakarta.com dari unggahan YouTube Official iNews, hari Selasa, 8 Oktober 2024.
Baca Juga: Objek Apa yang Langsung Terlihat olehmu dari Gambar Ini? Jawabanmu Ungkap Karaktermu
Selain itu, Ridwan Kamil juga berjanji akan menyediakan co working dan kopi gratis bagi GenZ yang ingin memanfaatkan sambil bekerja Work From Anywhere.
"Yang kedua setuju work from anywhere, Insya Allah pasangan RIDO akan memperbanyak co working-co working yang sewanya gratis buat GenZ di Jakarta termasuk minum kopinya," bebernya.
Ridwan juga menyatakan akan meningkatkan perekonomian kreatif melalui ekonomi digital dengan sasaran pelaku para GenZ di Jakarta.
"Mari fokus ke buatan ekonomi baru yaitu ekonomi digital, ekonomi kreatif yang akan berbeda dengan ekonomi orang tuanya yang sifatnya bisa di mana saja dan kapan saja," jelas Ridwan.
Sementara itu Cagub nomor urut dua, Pramono Anung berpendapat bahwa GenZ yang terkena korban PHK tidak memerlukan kopi gratis, namun perlu disupport talentanya, agar mandiri secara ekonomi.
"Secara prinsip bagi para GenZ, mereka harus dilatih untuk berkreasi maka kami lebih menawarkan cara-cara untuk mereka berkembang dengan apa yang dimiliki oleh mereka," ujar Pramono.
Menurutnya, pemberian ruang kreativitas untuk berkembang justru lebih dibutuhkan oleh GenZ yang memang ingin mencari banyak pengalaman baru di dunia kerja.
Baca Juga: Cara Menyilang Lengan Ungkap Karakter dan Pemikiranmu, Kamu Tim Nomor Berapa?
Sehingga kemandirian secara ekonomi akan tercipta seiring berkembangnya talenta dan bakat yang dimiliki GenZ.
"Kami meyakini GenZ ini tidak perlu semata-mata diberi gratis kopi tetapi juga yang penting adalah bagaimana talenta mereka disupport oleh negara." tambahnya.
Pramono menambahkan bahwa keikutsertaan GenZ melalui wadah-wadah kreativitas di daerah masing-masing sanggup memupuk talenta dan mengembangkan diri sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan sebagai modal menciptakan lapangan kerja baru.
"Saya tidak membayangkan dari hal-hal kecil ekonomi kreatif, tingkat GenZ ini luar biasa bahkan saya membayangkan kalau GenZ ini dilibatkan di panggung-panggung karang taruna mereka jadi EO masing-masing di kelurahannya," ujarnya.
"Itu akan menjadi suatu income atau pendapatan baru bagi para GenZ di manapun para GenZ berada," pungkasnya.

Share this article
Cagub nomor urut satu, Ridwan Kamil memberikan solusi jika GenZ terkena PHK , RK akan memberikan dana ketahanan sosial.