AYOJAKARTA.COM - BPS telah mendata para pekerja di Jakarta. Data ini kemudian diberi nama Keadaan Ketenagakerjaan Jakarta Februari 2024.
Pada data tersebut membandingkan selama beberapa tahun di bulan yang sama. Ada Februari 2021, Februari 2022, Februari 2023, dan Februari 2024.
Pendataan berdasarkan jumlah tingkat pengangguran, jam pekerja penuh waktu, dan jam pekerja paruh waktu atau tidak penuh waktunya.
Berdasarkan data BPS Jakarta tersebut, jumlah tingkat pengangguran menurun selama beberapa tahun tetapi jam kerja meningkat. Mengapa bisa terjadi demikian?
Berikut penjelasan tentang jumlah tingkat pekerja dan jam pekerja di Jakarta berdasarkan data BPS tahun 2021 hingga 2024 dikutip dari situs jakarta.bps.go.id pada Selasa, 29 Oktober 2024.
Tingkat pengangguran dari 2021 hingga 2024 menurun. Februari 2021 mulai dari 8,51 persen. Laki-laki 8,98 persen dan perempuan 7,75 persen.
Setahun kemudian pada Februari 2022 mengalami penurunan ke angka 8,00 persen. Jumlah laki-laki menurun ke 8,89 persen dan perempuan 6,41 persen.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Utama Mengapa iPhone Seri 9 Tidak Ada, Ada Kaitan dengan Mistis?
Tahun berikutnya di Februari 2023, tingkat pengangguran menurun ke 7,57 persen. Laki-laki 8,36 persen dan perempuan 6,31 persen.
Tahun 2024 di bulan Februari tingkat pengangguran menurun drastis ke 6,03 persen. Laki-laki 6,13 persen dan perempuan 5,88 persen.
Sedangkan berdasarkan jam pekerja, penuh waktu mengalami naik turun. Mulai dari 77,88% tahun 2021. Tahun 2022 meningkat menjadi 82,35%. Tahun 2023 turun sedikit ke 82,09%. Pada 2024 turun lagi ke 79, 07%.
Jam kerja penduduk Jakarta yang pekerja tidak penuh terbagi ke setengah pengangguran dan paruh waktu.
Baca Juga: Tes SKB Non CAT di Kementerian Lingkungan Hidup Ada Tes Kesamaptaan Khusus!
Jam kerja penduduk pekerja tidak penuh setengah pengangguran cenderung menurun dari 6,16% tahun 2021, 4,19% tahun 2022, 2,73% tahun 2023, dan 4,94% tahun 2024.
Sedangkan untuk jam kerja penduduk pekerja paruh waktu cenderung meningkat. Tahun 2021 mulai dari 15,96%. Tahun 2022 turun ke 13,46%.
Pada Februari tahun 2023 jumlah jam kerja penduduk Jakarta pekerja paruh waktu naik ke 15,18% dan tahun 2024 naik lagi hingga 15,99%.
Itulah artikel tentang jumlah tingkat pengangguran Jakarta menurun tetapi jam kerja meningkat.

Share this article
Pendataan berdasarkan jumlah tingkat pengangguran, jam pekerja penuh waktu, dan jam pekerja paruh waktu atau tidak penuh waktunya.