AYOJAKARTA.COM - BPS Jakarta belum lama ini mendata perkembangan transportasi DKI Jakarta.
Ada tiga transportasi umum yang didata oleh BPS Jakarta. Ada MRT, LRT, dan bus Transjakarta.
Ketiga transportasi umum ini banyak digunakan oleh pekerja di Jakarta. Ada yang memilih naik MRT dan LRT untuk menghindari macet.
Berdasarkan data terbaru BPS Jakarta bulan September 2024, jumlah total penumpang MRT menurun tetapi kumulatifnya naik. Mengapa demikian?
Berikut penjelasannya berdasarkan data BPS Jakarta dikutip dari situs jakarta.bps.go.id pada Senin, 4 November 2024:
Total penumpang MRT pada bulan September 2024 berjumlah 3,56 juta orang. Jumlah ini mengalami penurunan dari bulan Agustus 2024 di angka 3,74 juta orang.
Sedangkan dari bulan Januari hingga September 2024 jumlah penumpang kumulatifnya mengalami kenaikan sebesar 19,83% atau 28,94 juta orang.
Pada bulan September hingga Desember 2023, jumlah penumpang MRT cenderung meningkat.
Bulan September 2023 ada 3,05 juta orang. Bulan Oktober 2023 ada sebanyak 3,14 juta orang.
Bulan November 2023 naik sedikit ke angka 3,15 juta orang. Bulan Desember 2023 turun ke 3,05 juta orang.
Pada bulan Januari hingga September 2024 mengalami naik turun perkembangan jumlah penumpang MRT.
Januari 2024 ada 3,13 juta orang. Bulan Februari 2024 mengalami penurunan yang pesat ke angka 2,60 juta orang.
Bulan Maret 2024 naik sedikit ke 2,88 juta orang. Namun, bulan April 2024 kembali turun ke 2,61 juta orang.
Bulan Mei 2024 naik kembali ke 3,18 juta orang. Bulan Juni 2024 semakin meningkat ke 3,47 juta orang.
Bulan Juli 2024 adalah puncaknya di 3,78 juta orang. Bulan Agustus 2024 turun ke 3,74 juta orang. Akhirnya bulan September 2024 turun ke 3,56 juta orang. Semoga bermanfaat!***
Share this article
Total penumpang MRT pada bulan September 2024 berjumlah 3,56 juta orang, jumlah terus mengalami penurunan dibanding Agustus.