AYOJAKARTA.COM – Mario Dandy Satriyo telah menjalani rekonstruksi atas kasus penganiayaan terhadap David Ozora pada Jumat (10/3/2023).
Rekonstruksi juga dijalani oleh tersangka lain yakni Shane Lukas dan pelaku AG yang digantikan oleh peran pengganti.
Lokasi rekonstruksi itu sendiri dilakukan di Perumahan Green Permata Residence, Jalan Swadarma Raya, Ulujami Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Update BMKG! Gempa Bumi 2.6 Magnitudo Guncang Kota Padang Sidempuan, Tidak Berpotensi Tsunami
Ada hal yang menarik selama rekonstruksi berlangsung yakni penampilan dari Mario Dandy yang masih menunjukkan bergaya.
Meski menggunakan baju tahanan khas berwarna orange, ia terlihat menggunakan sneakers mahal bermerek Nike seperti akan hangout jalan-jalan.
Berdasarkan penelusuran, sepatu yang dikenakan Mario Dandy berwarna hitam beralas putih berjenis Nike Fly By Mid 2 yang dibanderol sekitar Rp1,4 jutaan.
Ternyata ada alasan mengapa anak dari mantan pejabat pajak Rafael Alun mengenakan sepatu branded.
Baca Juga: Akhirnya Jenguk Ammar Zoni, Irish Bella Mohon Doa hingga Ungkap Ingin Lanjutkan Hidup
Pihak Kepolisian menjelaskan alasan dari Mario Dandy menggunakan sepatu bermerek saat rekonstruksi penganiayaan David Ozora berlangsung.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menyebutkan hal tersebut disesuaikan dengan kejadian aslinya.
Hengki juga memberikan gambaran saat penganiayaan terjadi, Mario Dandy menggunakan sepatu untuk menganiaya korban.
Ia juga menyebut bahwa sepatu tersebut bukan milik dari Mario Dandy melainkan sepatu milik penyidik.
“Sepatu itu (Nike yang dikenakan Mario) milik penyidik. Itu (Nike Fly.by Mid 2) sepatu penyidik atas nama Bripka Hary,” ujar Hengki dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Senin (13/3/2023).
“Sepatu tersebut digunakan MDS beberapa saat sebelum dimulainya rekonstruksi,” imbuhnya.
Hengki juga menyampaikan bahwa anak dari Rafael Alun tersebut menggunakan sepatu saat melakukan penganiayaan dalam bentuk injakan dan tendangan ke arah vital.
Baca Juga: Bagaimana Mendapat Jodoh Sholeh? Ustaz Abdul Somad Ingatkan Tak Perlu Risau, Ada Jaminan Ini
Yaitu ke arah kepala bagian kepala belakang dan tengkuk atau leher.
“Saat kejadian, MDS menggunakan sepatu saat melakukan penganiayaan dalam bentuk injakan ataupun tendangan ke arah yang vital, yaitu kepala dan kepala belakang atau tengkuk,” sambung Hengki.
Sementara itu, proses rekonstruksi dalam kasus tersebut juga mengungkapkan temuan atau fakta baru terkait kejadian penganiayaan.
Salah satunya fakta bahwa Shane Lukas sempat menghadang Mario Dandy yang akan kembali menganiaya David Ozora meskipun korban sudah terkapar tak berdaya.
Bukan itu saja, setelah melakukan penganiayaan tersebut, Mario Dandy juga terlihat melakukan selebrasi seperti pesepak bola Cristiano Ronaldo seolah bangga dengan apa yang telah ia lakukan.
Meskipun demikian, Mario dan Shane juga sempat terekam menangis saat memperagakan rekonstruksi tersebut.***

Share this article
Mario Dandy Satriyo melakukan rekonstruksi dengan sepatu Nike yang ternyata adalah pinjaman. Kok bisa? Simak selengkapnya!