AYOJAKARTA.COM – Mendekati waktu pelaksanaan Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada November 2023, nama Anies Baswedan semakin sering terdengar.
Disebutnya nama capres Koalisi Perubahan tersebut merupakan akibat rencana renovasi Jakarta International Stadium atau JIS yang dibangun di era kepemimpinan Anies Baswedan.
Fasilitas stadion yang dibangun saat Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, dinilai sejumlah kalangan masih belum memenuhi standar federasi sepakbola dunia FIFA.
Atas dasar itu sejumlah kalangan berniat untuk melakukan sejumlah perbaikan dan penyempurnaan stadion.
Tidak tanggung-tanggung, publik juga sempat dikejutkan dengan tersebarnya rencana anggaran biaya perbaikan yang mencapai angka Rp5 triliun.
Momentum perbaikan stadion yang dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, disikapi sejumlah kalangan sebagai usaha menurunkan kredibilitas Anies Baswedan sebagai capres.
Terkait adanya anggapan sebagian publik yang menyebut bahwa renovasi JIS kental dengan nuansa politik, Ketua Umum PSSI memberi penjelasan.
Menurut Erick Thohir, sejumlah kabar simpang siur mengenai rencana anggaran dan politisasi terhadap capres Anies Baswedan terkait JIS merupakan sebuah kekeliruan.
Baca Juga: Ramai Dikabarkan Jadi Bakal Cawapres Anies Baswedan, Yenny Wahid: Santai Dulu Ngopo-ngopi Wae
“Saya sangat terganggu ketika stadion JIS itu dibangun dengan angka 5 triliun, mau direnovasi 5 triliun, wah ini pembohongan publik,” ujar Erick Thohir, dikutip dari siaran Kompas TV, Minggu, 9 Juli 2023.
Sehingga upaya-upaya meluruskan informasi perlu segera dilakukan, agar keresahan di kalangan publik tidak berkelanjutan.
Sehubungan dengan kedatangan Ketum PSSI bersama sejumlah pejabat ke JIS beberapa waktu lalu, Erick memberi penjelasan.
“Kita ini datang ke sana bukan mempolitisasi aset yang ingin diperbaiki, itu bukan hanya JIS tapi ada 22 stadion yang akan diperbaiki,” imbuh Erick Thohir.
Ketua Umum PSSI menambahkan, dengan pernyataan Anies Baswedan tersebut maka JIS sangat terbuka untuk diperbaiki.
Adanya kabar yang beredar di tengah masyarakat mengenai besaran anggaran renovasi JIS hingga mencapai 5 triliun, Erick dengan tegas menyanggah.
“Kalau dibilang anggarannya 5 triliun itu salah, 22 stadion itu anggarannya 1,9 triliun, begitu,” terang Erick.
Dalam kesempatan tersebut Erick berharap agar setiap polemik yang terjadi, tidak dikaitkan dengan persoalan politik.
Baca Juga: Nama Puan Maharani hingga Yeni Wahid Masuk dalam Bursa Cawapres Anies yang Masih Dipertimbangkan KPP
Sehingga masalah persepakbolaan Indonesia bisa berkembang dan menjadi penilaian dunia bahwa Indonesia mampu menunjukkan diri.
Terlebih menurut Ketua Umum PSSI, Anies Baswedan sudah menyebut bahwa stadion JIS merupakan milik bangsa Indonesia.
“Pak Anies sendiri sudah bicara, stadion JIS milik Indonesia, milik bangsa kita,” jelas Erick kepada awak media pada 7 Juli 2023 lalu.***

Share this article
Menurut Erick Thohir, Anies Baswedan sudah menyebut bahwa stadion JIS merupakan milik bangsa Indonesia.