AYOJAKARTA.COM—Fenomena hujan meteor akan terjadi di Indonesia pada akhir Juli ini. Masyarakat di Indonesia ini dapat menyaksikan hujan meteor ini dengan mata telanjang alias tanpa alat bantu. Hasilnya pun akan maksimal dilihat.
Apakah itu hujan meteor?. Hujan meteor adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Meteor ini terjadi karena adanya serpihan benda luar angkasa yang dinamakan meteoroid, yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.
Ukuran meteor umumnya hanya sebesar sebutir pasir, dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi. Serpihan yang mencapai permukaan Bumi disebut meteorit.
Hujan meteor terjadi ketika Bumi melintasi dekat orbit sebuah komet dan melalui serpihannya. Meteor Data Centre mencatat sekitar 600 kasus dugaan hujan meteor, dan sekitar 100 sudah dibuktikan
Baca Juga: Proses Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Akan Diperiksa Oleh Tim Forensik Hari Ini
Ada dua jenis hujan meteor yang akan terjadi akhir bulan Juli yakni Hujan Meteor Alpha-Capricornids dan Delta-Aquariids.
Kedua jenis hujan meteror itu akan terjadi pada jadwal dan waktu yang berbeda.
Kapankan hujan meteor tersebut terjadi dan bagaimanakah pengamatan agar hasil yang maksimal dengan mata telanjang bisa diperoleh?.
Baca Juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 39 Akan Dibuka? Simak Jadwal, Syarat dan Tips Lolos Seleksi di Sini!
Mengutip semarang.suara.com, Rabu (27/7/2022) berikut jadwal hujan meteor yang akan terjadi pada akhir Juli ini.
Secara lengkap hujan meteor akan berlangsung pada 29-31 Juli 2022.
- Untuk nonton hujan meteor Delta-Aquariids akan terlihat sejak 29 – 30 Juli 2022 di mulai pukul 23.00 WIB
- Sedangkan nonton hujan meteor Alpha-Capricornids bisa diamati pada 30 – 31 Juli 2022.
Kedua hujan meteor tersebut punya waktu pengamatan terbaik pada tengah malam sekitar pukul 02.00 hingga 03.30 WIB.
Baca Juga: Viral Penghulu Ganteng Nikahkan Pengantin, Netizen : Spill Instagram Penghulunya Dong !
Hujan meteor Delta-Aquariids bisa memperlihatkan hingga 20 meteor per jam dengan cahaya redup, sedangkan Alpha-Capricornids mempunyai sekitar 5 meteor per jam bercahaya terang seperti bola api.
Untuk mendapatkan pengamatan terbaik hujan meteor, kita harus mencari lokasi yang jauh dari cahaya lampu perkotaan. Cuaca juga perlu diperhatikan karena hujan meteor sulit terlihat jika ada cahaya bulan atau langit mendung.
Demikian informasi terkait hujan meteor yang akan terjadi di Indonesia pada 29-31 Juli dan dapat disaksikan masyarakat Indonesia tanpa perlu alat bantu, seperti teropong atau binokular. Jangan lewatkan !

Share this article
Fenomena hujan meteor akan terjadi di Indonesia pada akhir Juli ini, tepatnya 29-31 Juli 2022, ada 2 jenis hujan meteor yang dapat dilihat