AYOJAKARTA – Richard Eliezer alias Bharada E kembali dihadirkan dalam persidangan pembunuhan Brigadir Yosua sebagai saksi dari terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawati.
Gaya santuy dari Richard Eliezer saat menjawab pertanyaan dari kuasa hukum Ferdy Sambo yaitu Arman Hanis membuat kliennya geleng-geleng kepala.
Hal ini terjadi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).
Saat sidang berlangsung pengacara dari Ferdy Sambo mempertanyakan keterangan dari Richard Eliezer yang dianggapnya tidak konsisten dan berbohong.
Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan YouTube Kompas TV pada Jumat (16/12/2022), Arman Hanis kemudian membacakan keterangan dari Richard Eliezer dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Pada tanggal 5 saudara di BAP menyampaikan dalam BAP tersebut bahwa saudara tidak menembak, nanti kami perlihatkan ke yang mulia,” tutur Arman Hanis.
“Yang menembak terdakwa semuanya, benar tidak?” tambahnya.
Saat menjawab pertanyaan dari Arman Hanis, Richard Eliezer menjawab dengan gaya santuy sampai membuat pengacara Ferdy Sambo ikut geram dengan jawaban tersebut.
“Di tanggal 5,” jawab Richard Eliezer.
“Kenapa saudara,” sambar kuasa hukum Ferdy Sambo
“Masih bohong bapak,” jawab Bharada E.
“Iya kenapa saudara berbohong,” tegas Arman Hanis.
“Ya karena masih bohong aja,” jawab Richard Eliezer dengan gayanya yang santai.
Saat Richard Eliezer konsisten menjawab karena masih bohong, terlihat Ferdy Sambo melirik sambil geleng-geleng kepala mendengar jawaban yang diberikan oleh mantan bawahannya tersebut.
Ia berkali-kali terlihat geleng-geleng kepala mendengar jawaban yang disampaikan oleh Richard Eliezer.
“Ya bukan, saya tanya siapa yang suruh berbohong?” tegas Arman Hanis mulai geram dengan jawaban Bharada E.
“Tidak ada yang suruh,” jawab Richard kembali.
Bharada E menjawab bahwa hanya masih ingin berbohong saja tetapi tidak ada yang menyuruhnya untuk berbohong dan menyampaikan pada saat itu tidak dalam tekanan.
Mendengar jawaban dari mantan bawahannya tersebut, Ferdy Sambo kedapatan mengangguk-angguk.
“Tujuan saudara berbohong itu untuk apa?” tanya kuasa hukum Ferdy Sambo.
Baca Juga: Putri Candrawathi Ngaku Tak Lihat Jenazah Brigadir J, Hakim: Ini di Depan Kamar Saudara!
“Tidak ada tujuan Bapak,” jawab Richard.
Arman Hanis mulai terpancing emosi dengan jawaban dari Bharada E yang terkesan bungkam.
Kuasa hukum dari Ferdy Sambo kemudian menegaskan dengan kebohongannya membuktikan bahwa bukan Richard Eliezer yang mengaku dalam persoalan ini.
Menurut Richard, ia telah menuliskannya di tanggal 6 Agustus 2022 yang merupakan kebenaran.
“Akhirnya keterangan saudara yang berbohong ini terdakwa mengakui semuanya, bukan saudara yang jadi justice collaborator disini,” ungkap Arman Hanis.***

Share this article
Richard Eliezer konsisten menjawab karena masih bohong, terlihat Ferdy Sambo melirik sambil geleng-geleng kepala mendengar jawabanmya.