AYOJAKARTA.COM – Aiman Witjaksono, seorang jurnalis yang juga aktif di media sosial secara lantang mempertanyakan tentang kebenaran dari uang dengan jumlah mencapai 100 triliun rupiah di rekening Yosua.
Dalam sebuah acara The Prime Show yang tayang di iNews TV, Aiman selaku pembawa acara mulai mengarahkan pembicaraan pada misteri baru pembunuhan Brigadir J.
Disebutkan bahwa pada rekening Yosua terdapat transaksi dengan nominal mencapai 100 triliun tanpa keterangan yang jelas.
Baca Juga: Geger! Ferdy Sambo Ceraikan Putri Candrawathi Saat Sidang Berlangsung? Begini Faktanya
Ketua MAHUPIKI, Yenti Garnasih menguatkan dugaan dengan bukti bahwa ada transaksi uang dengan sebutan nominal hingga 100 triliun rupiah di rekening Brigadir J.
“Kita tidak tahu maksudnya apa menuliskan hampir Rp100 triliun di situ,” kata Yenti Garnasih.
“Kalau pagu (batas) aturannya ada di mana, kapan mulai diaturnya, kenapa tidak disosialisasikan,” tambahnya.
Ia pun menguatkan argumennya tentang keberadaan uang tersebut berdasarkan bukti yang ada.
“Saya berpikir uangnya tadinya sudah ada, tapi karena ada pembunuhan ini langsung uangnya dikeluarkan,” jelas Yenti.
Baca Juga: Terpopuler! Hakim Sentil Sifat Emosi Ferdy Sambo di Pengadilan: Padahal Punya Kedudukan Bagus
“Ini adalah keluar. Artinya adalah uang itu selama ini ada di sini, tanggal ini uang itu keluar,” ujarnya.
Sementara itu, Aiman Witjaksono kemudian mencoba merangkum kejanggalan yang ada dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, khususnya berkaitan dengan obstruction of justice.
“Ada dugaan suap yang telah disampaikan oleh LPSK, dilakukan oleh Ferdy Sambo kepada petugas LPSK,” ujarnya.
“Lalu, kemudian ada uang 200 juta yang kemudian disebutkan dipindahkan dari rekening Yosua ke rekening Ricky Rizal,” tambah Aiman.
“Terakhir pernyataan Chuck Putranto yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo memberikan keluarga Yoshua 150 juta rupiah,” tambahnya sekali lagi.
Tak lupa, ia juga menyinggung perihal kejanggalan dari uang senilai 100 triliun di rekening Yosua.
“Ada juga 100 triliun rupiah yang masih janggal,” ucap Aiman.
Secara tegas, Aiman kemudian bertanya kepada salah seorang anggota Kompolnas yang hadir di acara yang sama.
“Satu pertanyaan. Kenapa tidak ada satu rupiah pun yang disita dari Ferdy Sambo?” cecarnya.
Baca Juga: Ijazah Mbah Moen: Amalan Agar Sukses Dunia dan Akhirat, Baca Ini Sebelum dan Sesudah Subuh
Yusuf Warsyim anggota Kompolnas kemudian menjelaskan bahwa pada saat penyelidikan terjadi, pihak kepolisian lebih fokus pada penyelesaian kasus pembunuhan.
Oleh karena itu, perihal suap menyuap yang sebenarnya masih ada kaitannya dengan kasus ini tidak dijadikan titik fokus.
“Yang dituntut penyidik pada saat itu kan tidak fokus pada soal suap menyuap, tapi bagaimana bisa terjawab ini pembunuhan atau bukan,” ujarnya.***

Share this article
Dalam sebuah acara The Prime Show yang tayang di iNews TV, Aiman selaku pembawa acara mulai mengarahkan pembicaraan pada misteri baru.