Aiman Witjaksono Ungkap Fakta Uang Rp100 Triliun di Rekening Brigadir J, Benarkah Ada?

Ferdy Sambo dan Aiman
Ferdy Sambo dan Aiman

AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan Brigadir J masih menyimpan banyak misteri.

Dimulai dari motif pembunuhan yang didalangi oleh Ferdy Sambo.

Seperti yang diketahui, Ferdy Sambo menyebut jika mendiang Brigadir J telah menghina harkat dan martabat keluarganya.

Hal tersebut menjadi pemicu utama tewasnya Brigadir J.

Baca Juga: Jika Eliezer Salah Artikan Perintah Ferdy Sambo dari Hajar Jadi Tembak, Martin Simanjuntak: Pasti Digamparin

Kasus pembunuhan Brigadir J yang hingga kini masih terus bergulir di persidangan membuat salah satu jurnalis Indonesia ikut bersuara.

Aiman Witjaksono, seorang jurnalis ternama di Indonesia kini menjadi sorotan lantaran ia ikut angkat bicara terkait uang yang ada dalam rekening milik Brigadir J.

Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram pribadi Aiman Witjaksono @aimanwitjaksono, Aiman mengunggah sebuah video dimana ia menampilkan bukti debet uang yang ada dalam rekening atas nama Novriansyah Yosua.

Dalam bukti tersebut terlihat nominal uang sebesar Rp 100 triliun.

Menyoroti adanya nominal uang Rp 100 triliun tersebut, Aiman kemudian mempertanyakan hal tersebut kepada Pakar Anti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), yakni Prof. Yenti Garnasih.

Baca Juga: Segini Harga Tiket Termurah Konser Seventeen di Jakarta Lengkap Link Beli

Kepada Yenti, Aiman mempertanyakan terkait debet yang tertulis dalam penarikan uang 100 triliun di rekening milik Yosua.

Diketahui sebelumnya, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut angka 100 triliun kurang 1, atau Rp 99.999.999.999.999, bukanlah uang.

Akan tetapi itu adalah batas atau pagu pemblokiran rekening Yoshua.

“Namun ada hal yang menarik (dari rekening Yoshua) karena tertulis bukan blokir. Tapi yang tertulis adalah debet, yang artinya keluar. Pertanyaannya paling penting, apakah uang itu ada atau tidak?” ucap Aiman dalam videonya.

Yenti kemudian memberikan penjelasan mengenai debet 100 triliun dalam rekening Yoshua tersebut.

Baca Juga: Ingin Rezeki Lancar dan Utang Lunas? Kata Mbah Moen Amalkan 4 Hal Ini Selepas Subuh!

“Ada rekening yang kemudian didebet, kemudian ada angka 100 triliun kurang, tapi tulisannya debet. Debet itu artinya di hari itu didebet,” jelas Yenti.

Aiman kemudian bertanya kembali mengenai keberadaan uang yang ada di rekening milik Yoshua untuk memperjelas penjelasan dari Yenti.

Yenti kemudian mengiyakan pertanyaan dari Aiman.

“Ya uangnya ada. Maka uang itu didebet,” jawab Yenti.

“Ada uangnya? Bukan pagu?” tanya Aiman lagi.

Baca Juga: Ingin Rezeki Lancar dan Utang Lunas? Kata Mbah Moen Amalkan 4 Hal Ini Selepas Subuh!

“Kalau tulisannya debet berarti ada uang terus kemudian keluar. Bank memberitahukan pada kita kan caranya begitu,” balas Yenti.

“Saya sudah banyak ikut pengungkapan TPPU. Tidak pernah dengar ada pagu,” sambung Yenti.

Di akhir video, Aiman kemudian menyimpulkan jika uang 100 triliun yang ada pada rekening Yoshua adalah benar adanya.

“Jadi diduga uangnya ada,” tutup Aiman.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yosua
# Aiman Witjaksono
# Brigadir J
# fakta
# uang
# rekening

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.