AYOJAKARTA.COM – Sebuah hal menarik kembali terjadi di sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo.
Kali ini, Ferdy Sambo menjadi bahan cecaran dari hakim atas pernyataan yang pernah ia lontarkan sebelumnya.
Bak senjata makan tuan, Ferdy Sambo diserang habis habisan oleh hakim atas pernyataan yang sebelumnya pernah ia sebutkan, tentang perintahnya sebagai seorang atasan.
Ferdy Sambo mendapatkan cecaran dari Hakim di sidang lanjutan yang digelar pada hari Kamis (22/12/2022).
Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube KOMPAS TV, Hakim merasa bahwa perintah yang diberikan oleh Ferdy Sambo kontradiktif.
Pada awalnya, hakim bertanya kepada Ferdy Sambo tentang penilaiannya tentang tindakan yang harus dilakukan bawahan ketika ada perintah atasan yang tidak baik.
“Kalau perintah yang salah, perintah yang tidak baik selaku atasan, seharusnya diapakan oleh mereka?” cecar Hakim.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Perayaan Natal dan Tahun Baru 2023, Cocok untuk Ucapan dan Status WA, IG, dan FB
Ferdy Sambo kemudian menjawab bahwa seharusnya mereka bisa menolak apabila ada perintah seperti itu.
Di sisi lain, hakim kemudian mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo sebelumnya pernah mengatakan sendiri bahwa tidak mungkin bawahannya bisa menolak perintahnya.
Inilah kemudian yang menjadi kontradiktif dari pemberian perintah yang diberikan Ferdy Sambo.
“Tapi kan saudara juga mengatakan, tidak mungkin mereka akan menolak, karena mereka takut,” ujar hakim.
“Kenapa tidak saudara sebagai atasan secara langsung menyatakan ‘kalian semua menceritakan apa adanya, jangan kalian sembunyikan’,” cecarnya sekali lagi.
Baca Juga: 5 Kota di Indonesia yang Paling Aman dari Gempa Bumi dan Tsunami, Mana Saja?
Hakim kemudian kembali bertanya kepada terdakwa Ferdy Sambo, tahu tidaknya dirinya mengetahui bahwa pertanggung jawaban atasan di kitab hukum pidana.
“Saudara mengatakan siap bertanggung jawab, apakah dalam kitab hukum pidana saudara mengetahui ada pertanggung jawaban atasan?” tanya Hakim.
“Setau saya tidak ada yang mulia,” jawab Sambo.
“Itu mungkin di sistim komando atau undang-undang militer ditemukan,” tutur Hakim.
Hakim kemudian secara tegas memberikan peringatan kepada Ferdy Sambo, bahwa seharusnya ia menyadari bahwa ada akibat yang terjadi dari perintah yang ia berikan.
Termasuk kepada orang-orang yang ia perintah, hakim menegaskan kepada Sambo bahwa mereka juga akan mendapatkan akibat buruk.
“Harus menyadari apa akibat yang akan terjadi atas perintah saudara terhadap orang yang saudara perintah,” tegas hakim.
“Saudara pasti mengetahui kalau perintah atasan yang benar pasti tidak ada alasan untuk ditolak, tidak melanggar ketentuan perundang-undangan,” ucap hakim sekali lagi.
“Saya sampaikan saya salah, saya paham” jawab Sambo.***

Share this article
Bak senjata makan tuan, Ferdy Sambo diserang habis habisan oleh hakim atas pernyataan yang sebelumnya pernah ia sebutkan, tentang perintah.