AYOJAKARTA.COM – Skenario gempa megathrust menjadi salah satu ancaman nyata yang selalu menghantui Pulau Jawa selama ini.
Bukan tanpa alasan, keberadaan zona subduksi di selatan Pulau Jawa lah yang menjadi potensi terjadinya gempa dahsyat atau gempa megathrust di Pulau Jawa.
Diperkirakan, suatu saat nanti sebuah gempa dengan kekuatan tinggi akan terjadi karena subduksi lempeng zona benua dan samudera yang disebut sebagai gempa megathrust.
Sebuah video yang diunggah di kanal YouTube IndoQuake menunjukkan sebuah simulasi ketika gempa megathrust akibat zona subduksi di Selat Sunda meledak.
Skenario sebuah gempa megathrust dengan kekuatan Magnitudo 8.7 diperlihatkan pada video yang diunggah 27 Oktober 2022.
Dari gambaran yang diperlihatkan pada video, sebuah gempa berkekuatan 8.7 Magnitudo telah terjadi dan memicu gelombang tsunami hingga ketinggian 10 meter.
Dalam setiap detiknya, getaran gempa megathrust terus menyebar hingga ke bagian Jabodetabek pada sekitar detik ke-30.
Baca Juga: Jadi Kuasa Hukum Venna Melinda, Hotman Paris Ungkap Alasan Ferry Irawan Lakukan KDRT
Secara bertahap, itensitas gempa semakin naik dari rendah ke tinggi dalam setiap detiknya di daerah Jawa Barat sejak getaran pertama kali terjadi.
Pada detik ke-45, intensitas gempa dengan skala VIII MMI atau ‘merusak’ telah terasa di daerah Sukabumi.
Sementara daerah lainnya di Jawa Barat, intensitas gempa-nya juga terus meningkat hingga ke skala VII MMI.
Sirine peringatan awal gempa bumi mulai berbunyi pada menit ke-1, diikuti dengan intensitas hebat pada skala IX MMI yang dirasakan di daerah Ujung Kulon.
Dampak dari gempa megathrust ini terus menyebar dan melebar di area Pulau Jawa hingga Sumatera hingga menit ke-3.
Baca Juga: Dahsyatnya Wirid Al Waqiah yang Dibaca Setiap Hari: Bisa Mendatangkan Kekayaan Berlimpah!
Sementara itu, peringatan tsunami dan sirine keras langsung berbunyi ketika skenario gempa megathrust memasuki menir 3.30.
Dari peringatan tersebut, masyarakat diminta untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari dampak gelombang tsunami.
Evakuasi ini ditujukan secara khusus kepada masyarakat yang tinggal di pesisir Selat Sunda untuk menyelamatkan diri dari gelombang tsunami.
Pada peta informasi gelombang tsunami megathrust, pesisir bagian selatan Pulau Jawa berubah warna menjadi zona merah.
Baca Juga: Ingin Doa Cepat Dikabulkan? Kata Ustaz Adi Hidayat Mulai dengan Asmaul Husna, Yuk Coba!
Sedangkan untuk pesisir utara Jawa, Sumatera, dan Kalimantan berubah menjadi zona kuning di skenario gempa megathrust tersebut.
Di sisi lain, daerah selatan Selat Sunda berubah menjadi zona merah gelap dengan wilayah Ujung Kulon mendapat intensitas MMI paling tinggi di angka IX atau ‘hebat’.
Itulah skenario gempa megathrust Selat Sunda yang diprediksi akan terjadi suatu saat nanti dan mengguncang Pulau Jawa.
Walaupun demikian, hingga saat ini belum ada penelitian yang berhasil memperkirakan kapan terjadinya gempa Megathrust tersebut.***

Share this article
Bukan tanpa alasan, keberadaan zona subduksi di selatan Pulau Jawa lah yang menjadi potensi terjadinya gempa dahsyat atau gempa megathrust.