AYOJAKARTA.COM – Indonesia khususnya Pulau Dewata, Bali tengah bersiap menjadi tempat bersejarah untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15 November 2022 hingga 16 November 2022.
Indonesia yang menjadi tuan rumah KTT G20 ini akan dilaksanakan di Bali. Ada sejumlah pemimpin negara telah mengkonfirmasi kehadiran dalam pertemuan puncak.
Oleh karena itu, keamanan akan menjadi perhatian utama dikarenakan banyak pemimpin negara yang akan berada di Bali pada acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Dikutip oleh AyoJakarta.com dari media sosial Instagram dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, @kemhanri dan Suara.com pada 10 November 2022, 18 ribu pasukan gabungan akan dikerahkan guna jaga keamanan di pulau 'Seribu Dewa' saat KTT G20.
"Belasan satgas dikerahkan oleh TNI, Polri, dan tim gabungan lainnya untuk mengamankan perhelatan KTT G20 Indonesia tanggal 15-16 November 2022 mendatang yang dilengkapi dengan sejumlah alutsista," terang akun @kemhanri pada salah satu unggahan Instagram-nya.
Selain itu, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) juga menjelaskan melalui unggahan pada media sosial Instagram siapa saja yang termasuk dalam 18 ribu satgas (satuan petugas) pengamanan KTT G20 di Bali.
Baca Juga: Nama AKBP Erwin Pratomo Viral Pasca Dicopot Dari Jabatannya Lantaran Sang Istri Diduga Selingkuh
Satgas yang akan bertugas mengamankan KTT G20 di Bali adalah Satgas Badan Intelijen Strategis (Bais), Satgas Pengamanan Wilayah (Pamwil), Satgas VVIP, Satgas VIP, Satgas Pasukan Khusus, Satgas Laut, Satgas Udara, Satgas Bandara/Pelabuhan/Instalasi, Satgas Medis, Satgas Komunikasi Elektronik, Satgas Penerangan, Satgas Evakuasi, Satgas Korps Musik, dan Satgas Satuan Setingkat Kompi.
Selain itu, persiapan yang telah ditinjau oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ini, juga memiliki alutsista yang telah disiapkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan tim gabungan lainnya.
Alutsista yang telah dipersiapkan berupa sepeda motor listrik, mobil listrik, mobil chamber, kendaraan jammer, kendaraan operasional Basarnas, Smart Hunter Satgas Udara, J-Force Passus, Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Paspampres, barracuda/mobil lapis baja Polri, kendaraan satwa Paspampres, kendaraan taktis Anoa Paspampres, dan mobil siaga BPDB Bali.
Melalui jumlah yang fantastis lebih dari 18 ribu pasukan yang dikerahkan, diharapkan agar keamanan KTT G20 terjaga.
Sementara itu, ada sejumlah pemimpin negara telah mengkonfirmasi kehadiran dalam pertemuan puncak dari KTT G20 di Pulau Bali. Presiden Joko Widodo mengatakan ada 17 kepala negara anggota G20 telah menyatakan akan hadir, dua di antaranya adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Selain Presiden Amerika dan Presiden Tiongkok, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol juga turut hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
India, yang akan meneruskan presidensi tahun depan juga turut hadir. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.***

Share this article
Sebanyak 18 ribu pasukan gabungan akan dikerahkan guna jaga keamanan di pulau 'seribu dewa' saat KTT G20.