AYOJAKARTA.COM-- Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) menjadi korban penganiayaaan majikan viral di media sosial.
ART bernama Rohimah (29) itu bekerja pada pasangan suami istri di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Tak hanya dianiaya, Rohimah juga disekap dalam rumah, dengan digembok dari luar rumah. Sementara sang majikan pergi.
Kronologis kasus itu terungkap, ketika Rohimah berteriak minta tolong kepada warga di sekitar rumah tempat majikannya berada.
Beruntung ada seorang ibu yang mendengar dan langsung meminta pertolongan.
Akhirnya dibantu warga dan aparat keamanan, Rohimah dikeluarkan dari rumah tersebut.
Gembok pun dicongkel untuk membebaskan Rohimah keluar.
Baca Juga: Beredar Kabar Kasus Ferdy Sambo Sudah 'Clear' dan Bharada E Divonis Bebas, Cek Faktanya di Sini!
Namun, aksi ini berlanjut ketika majikan Rohimah yakni suami istri J (29) dan L (28) datang.
Mereka tidak terima dengan penerobosan yang dilakukan warga dan aparat keamanan.
Dalam video yang beredar, salah satunya diunggah oleh @infobdgbaratcimahi, Senin (31/10/2022), tampak suami istri itu berdebat.
Baca Juga: Apa Itu Halloween, Sejarah Asal-Usulnya dan Bagaimana Pandangan Menurut Islam?
Keduanya berdalih sedang pergi membeli sayuran sehingga harus menggembok rumah.
Namun, penjelasan seorang bapak dan sejumlah aparat kepolisian membuat keduanya gentar.
"Dia nangis nangis minta tolong, ada ibu-ibu lewat. Ibu itu langsung telpon pak Amir, ketua keamanan di RT. Pak Amin telpon saya,saya ketua Keamanan RW." terang seorang bapak menjelaskan tentang pembebasan Rohimah.
Baca Juga: Buntut KDRT Rizky Billar Dicabut, Denny Darko Beri Komentar Leslar Entertainment Gulung Tikar
"Saya cek, bertul ia nangis sambil berdiri dan bilang dipukuli. Bahkan matanya berdarah banyak luka, minta tolong ya saya amankan. Ini digembok dari luar kan, kalau kebakaran gimana, kita tolong kan,"kata bapak itu lagi.
Terlihat suami istri itu tetap tak merasa bersalah.
Baca Juga: Riyuka Bunga, Komika Perempuan yang Bisa 'Kalahkan' Saldo Baim Wong
"Bapak tau gak kalau dia kenapa-kenapa, jadi jangan sampai nuduh gak ada buktinya, dan kenapa rumah saya dihancurkan, "kata majikan perempuan itu mencoba membela diri.
Saat keluar dari rumah, tampak sekujur badan Rohimah mengalami luka lebam dan parah. Kedua matanya terdapat luka lebam membiru.
Menurut Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Rizka Fadila , korban sudah mendapatkan perawatan medis di RS Sartika Asih.
Baca Juga: Sukabumi Diguncang Gempa M4,7, Getaran Terasa hingga Bandung
" Dari hasil visum memang terdapat luka di sekujur tubuh korban seperti luka lebar dan akibat kekerasan lainnya, "ujar AKP Rizka.
Luka yang sangat jelas di tubuh Rohimah ini menjadi indikasi kuat adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh kedua terduga pelaku.
Baca Juga: YouTuber Ini Ungkap Fakta Tragedi Perayaan Halloween di Itaewon Korea yang Menelan 154 Nyawa Manusia
Update terbaru, pasangan suami istri itu akhirnya diamakankan Polres Cimahi.
Keduanya tampak tertunduk lesu mengenakan baju oranye dan digelandang di Mapolres Cimahi untuk konfrensi pers di hadapan awak media.
Selain dua tersangka, polisi juga menghadirkan sejumlah barang bukti yang digunakan tersangka untuk menganiaya korban. Di antaranya panci, kemoceng, susuk kayu,sapu.

Share this article
Viral penganiayaan dan penyekapan ART oleh majikan sepasang suami istri di Bandung, bahkan sang majikan marah dan bilang hal ini!