AYOJAKARTA.COM - Bharada E mengaku bahwa Brigadir J tidak melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Melalui pengacaranya, M Burhanuddin, Bharada E menegaskan bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ada pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J seperti yang ditudingkan.
Bharada E sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak berwajib atas kasus wafatnya Brigadir J.
Baca Juga: Rezeki Dijamin Mengalir, Mbah Moen Bocorkan Amalan Ini yang Dibaca Habis Solat
M Bruhanuddin, dalam acara HOTROOM yang dipandu oleh Hotman Paris, menjelaskan pengakuan kliennya, Bharada E.
Akan tetapi, dia menegaskan tidak bisa mengungkapkan rinciannya ke publik, karena masih dalam tahap pendalaman oleh Timsus Polri.
"Ini saya nggak bisa ungkap ke publik, karena ini masih masuk dalam pendalaman (Timsus Polri)," tutur M Bruhanuddin, dihimpun Pikiran-Rakyat.com dalam artikel "Bharada E Blak-blakan: Tak Ada Pelecehan Seksual Brigadir J ke Putri Candrawathi di TKP Penembakan".
Baca Juga: Mbah Moen Sebut Pakaian yang Mengumbar Aurat Dapat Menghambat Rezeki, Ini Penjelasannya!
Sementara terkait kondisi Brigadir J saat Bharada E datang ke TKP, dia mengaku belum ada tembakan yang melayang.
Bharada E pun mengakui bahwa dia menjadi orang yang pertama kali menembak Brigadir J, tentunya atas perintah dari Ferdy Sambo.
"Belum tertembak, yang nembak pertama Bharada E," ujar M Bruhanuddin.
Bharada E pun mengaku terpaksa menembak Brigadir J karena posisinya sebagai bawahan Ferdy Sambo sehingga tak kuasa menolak perintah atasan.
Baca Juga: Selalu Shalat Dhuha tapi Rezeki Masih Seret? Mungkin Hal Ini Penyebabnya
Sedangkan terkait beredarnya rumor penganiayaan terhadap Brigadir J, Bharada E juga membantah hal tersebut.
"Kalau dari pengakuan Bharada sih tidak ada penganiayaan, tidak ada sama sekali," kata M Bruhanuddin.
Bharada E juga memastikan tidak ada pertengkaran antara pihak-pihak yang terlibat pada saat di TKP penembakan Brigadir J.
"Kalau di TKP sih sebenarnya nggak ada pertengkaran, mungkin yang di cerita itu dari Magelangnya ini mungkin ada masalah gitu," tutur M Burhanuddin.
Baca Juga: Beruntunglah Anda yang Lahir di Bulan Ini, Mbah Moen Bilang Bisa Jadi Orang Kaya
"Memang yang di statement pak Mahfud itu mengarah ke sana," ucapnya menambahkan.
Sayangnya, Bharada E tidak membeberkan secara rinci apa yang terjadi pada saat di Magelang.
Dia hanya menyebutkan bahwa tangis Putri Candrawathi pecah di rumahnya di Magelang, Jawa Tengah.
"Bharada E nggak menyebut masalahnya, cuman katanya ibu Putri nangis-nangis di sini, di rumah di Magelang," kata M Burhanuddin.
Baca Juga: Baca Dzikir Ini 129 Kali, Mbah Moen Sebut Bisa Datangkan Rezeki dan Terbebas dari Hutang
"Dia ndak sampaikan secara detailnya, cuma gitu aja," ujarnya menambahkan, dikutip dari kanal YouTube Metrotvnews, Kamis, 11 Agustus 2022.*** (Eka Alisa Putri/Pikiran-Rakyat.com)

Share this article
Bharada E mengaku bahwa Brigadir J tidak melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.