KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Satgas Pangan Polri akan bertindak tegas mengantisipasi lonjakan harga sembako jelang bulan suci Ramadan.
Kedepannya, Polri akan melaksanakan operasi dan mengawasi distribusi sembako. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi aksi penimbunan yang menyebabkan harga sembako melambung.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan Satgas Pangan Polri akan melakukan operasi rutin menjelang bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
Baca Juga: Harga Daging Sapi Mahal, Satgas Pangan Polda Jabar Lakukan Pengawasan
"Satgas Pangan terus akan bergerak antisipasi lonjakan harga minyak goreng dan harga kedelai. Kita melihat untuk kebutuhan masyarakat lain daging juga sudah mulai meningkat," ujarnya, Rabu 2 Maret 2022.
Jika menemukan oknum yang menjual harga sembako diatas harga pasaran, Polri akan melakukan tindakan persuasif dan penegakan hukum kepada oknum tersebut.
"Kami akan terus lakukan kegiatan operasi penegakan hukum, termasuk langsung meninjau lokasi yang menjadi sentral produksi," tuturnya.
Ia memastikan bahwa Satgas Pangan Polri akan berusaha menjaga harga sembako agar tetap stabil menjelang Ramadan.
Baca Juga: Sidak Pasar, Satgas Pangan Kota Bogor Temukan Telur Infertil yang Dilarang Dijual
"Satgas Pangan menjamin distribusi seluruh kebutuhan masyarakat itu juga berjalan dengan lancar, sehingga harga bisa tertekan," kata Dedi.
Dalam mengatasi lonjakan harga sembako, Polri akan bekerja sama dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
Baca Juga: Satgas Pangan Harus Cegah Kasus Daging Babi Boraks Mirip Daging Sapi Terulang
"Satgas Pangan terus bekerja sama, bersinergi, berkolaborasi dengan stakeholder terkait lainnya," jelasnya.

Share this article
Polri akan melaksanakan operasi dan mengawasi distribusi sembako. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi aksi penimbunan.