TEBET, AYOJAKARTA - Penurunan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir tentu menjadi sebuah kabar baik. Namun, bukan berarti kita boleh mengabaikan protokol kesehatan yang ada.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa penurunan kasus Covid-19 telah terjadi selama 11 minggu berturut-turut dimana pada minggu pertama Oktober 2021, terjadi penurunan 34,6% dibandingkan minggu sebelumnya.
Bahkan, untuk pertama kalinya kasus positif harian Indonesia berada di bawah 1000 kasus per hari, yaitu 922 kasus per tanggal 4 Oktober 2021, terendah sepanjang tahun ini.
"Penurunan kasus yang terjadi serta perkembangan yang baik ini tidak boleh membuat kita menjadi lengah. Protokol kesehatan harus tetap dijalankan," kata Wiku dalam keterangannya belum lama ini.
Di sisi lain, perkembangan kasus Covid-19 di tingkat provinsi, masih ada beberapa wilayah dengan penambahan kasus di atas 1000 pada minggu ini. Wilayah tersebut adalah Jawa Tengah 1094 kasus, Jawa Barat 1074 kasus, dan Jawa Timur 1059 kasus. Sementara DKI Jakarta 966 kasus dan Bali 588 kasus.
Wiku menerangkan, kelima provinsi ini disarankan terus mengawasi pembukaan kegiatan masyarakat di wilayahnya, aktivitas sosial-ekonomi yang sekarang telah kembali normal terutama di pulau Jawa.
Hal tersebut karena dapat menyebabkan potensi penularan kembali meningkat apabila tidak dibarengi dengan pelaksanaan dan pengawasan protokol kesehatan yang ketat.
"Pastikan bahwa di setiap tempat kerumunan terdapat satuan atau petugas yang ditugaskan untuk mengawasi protokol kesehatan," ujar dia.
Adapun angka kesembuhan mingguan, terlihat mengalami penurunan yang disebabkan kasus positifnya juga menurun. Tapi, secara persentasenya terus meningkat. Pada minggu ini rata-rata kesembuhan mencapai 95,77%.
Untuk kesembuhan minggu ini, dikontribusikan oleh 5 provinsi dengan jumlah kesembuhan tertinggi, yaitu di Jawa Barat sebesar 1.843, Jawa Timur 1.727, Jawa Tengah 1.652, Sumatera Utara 1.412 dan Bali 1.251.
Jika melihat kembali saat lonjakan Juli lalu, angka kesembuhan berada di 80,23%. Namun, sejak awal Agustus lalu, angka kesembuhan secara konsisten meningkat dari penambahan kasus positif hingga saat ini. Hal itu berbanding terbalik saat lonjakan kedua, dimana angka kasus meningkat cukup tinggi dibandingkan kesembuhan.
"Tentunya patut diapresiasi karena artinya penanganan pasien Covid-19, baik yang isolasi mandiri, terpusat maupun dirawat di rumah sakit semakin mengalami peningkatan kualitas sehingga dapat segera sembuh," kata Wiku.

Share this article
Penurunan kasus Covid-19 telah terjadi selama 11 minggu berturut-turut dimana pada minggu pertama Oktober 2021, terjadi penurunan 34,6%.