TEBET, AYOJAKARTA - Indonesia kini tengah bersiap menuju tahap endemi Covid-19. Namun, untuk bisa ke arah sana diperlukan konsistensi, juga kedisiplinan dalam menjalani protokol kesehatan (prokes).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menuturkan, kasus Covid-19 yang mulai terkendali ditambah pembukaan kembali aktivitas sosial ekonomi secara bertahap, tidak boleh membuat kita lengah.
"Pada masa endemi, tidak akan bisa tercapai apabila modal utama yaitu kepatuhan protokol kesehatan tidak terus dilaksanakan dengan disiplin," kata Wiku dalam Keterangan Pers-nya, dikutip laman Satgas Covid-19, Rabu 29 September 2021.
Dalam melakukan pembukaan aktivitas sosial-ekonomi juga perlu untuk terus memantau dan mempertimbangkan kondisi tiap daerah. Dimana terdapat beberapa provinsi yang dapat dijadikan rujukan dalam pembelajaran menurunkan kasus, atau yang perlu untuk segera berbenah.
Untuk penurunan kasus yang lebih banyak dibandingkan kenaikan, ada 5 provinsi di antaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.
"Seperti DKI Jakarta pada bulan Juli lalu kasusnya meningkat 24 kali lipat dari bulan Mei. Namun saat ini kasusnya telah menurun 78 kali lebih rendah dibandingkan pada bulan Juli lalu," ujarnya.
Lalu, Jawa Barat sebelumnya meningkat 11 kali lipat, saat ini berhasil turun 46 kali lebih rendah. Bengkulu sebelumnya meningkat 12 kali lipat saat ini berhasil turun 36 kali lebih rendah. Kepulauan Riau sebelumnya meningkat 5 kali lipat saat ini berhasil turun 24 Kali lebih rendah. Sumatera Selatan sebelumnya meningkat tujuh kali lipat saat ini berhasil turun 24 kali lipat.
"Ini adalah perkembangan yang sangat baik. Perkembangan ini tidak akan tercapai jika tidak ada kerjasama yang baik antara seluruh pemerintah di tingkat kabupaten kota dan masyarakat yang menaati kebijakan pembatasan yang berlaku," kata Wiku.
Namun, penting menjadi perhatian pada 5 provinsi yang mengalami kenaikan cukup tinggi, namun penurunannya belum setinggi kenaikan kasusnya. Di antaranya, Papua, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara.
Kelimanya tercatat berhasil menurunkan kasus jika dibandingkan dengan puncak kedua pada bulan Juli lalu. Namun, penurunannya harus didorong lagi hingga lebih rendah seperti sebelum lonjakan pada Juli lalu.

Share this article
Kasus Covid-19 yang mulai terkendali ditambah pembukaan kembali aktivitas sosial ekonomi secara bertahap, tidak boleh membuat kita lengah.