TEBET, AYOJAKARTA -- Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), learning loss adalah hilangnya kesempatan belajar karena berkurangnya intensitas interaksi dengan guru saat proses pembelajaran yang mengakibatkan penurunan penguasaan kompetensi peserta didik. Hal ini telah terjadi di beberapa kasus anak di Indonesia sejak pandemi Covid-19 menyerang.
Motivator Character Building Nasional Aris Ahmad Jaya menyampaikan bahwa setidaknya terdapat lima cara tentang bagaimana peran orang tua dalam meminimalisir learning loss, khususnya pada karakter anak.
Tips pertama yaitu mengetahui kebutuhan anak. Berdasarkan pengamatan dan penelitian yang dilakukan oleh Aris, anak membutuhkan apresiasi. Walaupun dalam kondisi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), kata dia, mengapresiasi proses jauh lebih penting dari sekedar mengapresiasi hasil akhir.
“Apresiasi anak-anak dengan kata-kata positif seperti ungkapan terima kasih. Sebutkan apa yang Anda sukai lalu berikan alasan mengapa layak diapresiasi. Lalu doakanlah anak-anak kita. Ini berlaku juga bagi guru-guru di sekolah,” ujarnya saat menjadi pembicara di webinar bertema learning loss bersama Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Senin 9 Agustus 2021.
Tips yang kedua adalah kebersamaan waktu yang berkualitas, bukan hanya sekedar kuantitas. Menurut Aris, waktu yang banyak saat bersama anak belum tentu bersifat membersamai. Aris member contoh bahwa para orang tua harus membangun momentum seperti makan bersama, menonton tv bersama, dan diskusi bersama.
Tips yang ketiga adalah cerdas dalam berkomunikasi. Aris menekankan bahwa berkomunikasi bukan berarti pandai berbicara, namun pembicaraan yang disampaikan bisa diterima sang anak.
“Komunikasi adalah bagaimana mampu mengerti sebelum ingin dimengerti. Mau mendengarkan sebelum ingin didengarkan,” tutur dia.
Tips yang keempat menurut Aris adalah orang tua harus menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak. Dia menekankan, orang tua harus bisa memberikan contoh bagaimana mengelola emosinya dan bagaimana memberikan sikap disiplin yang bisa dicontoh anak.
“Dan tips yang terakhir adalah berikan dukungan dan kepercayaan atau minimal berikan kesempatan kepada anak atau peserta didik dalam mengeksistensikan dirinya,” pungkasnya

Share this article
Orang Tua Wajib Tahu! Ini Tips Cegah Learning Loss Untuk Anak Saat PJJ