AYO BACA : Pelanggar Prokes di Depok Langsung Diminta Rapid Test
AYO BACA : Arus Balik Libur Natal, Jasa Marga Catat 284 Ribu Kendaraan Masuk ke Jakarta
BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Selepas libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, lonjakan kasus Covid-19 diprediksi akan terjadi di berbagai daerah. Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi hal tersebut.
Salah satunya, dia mengatakan, adalah dengan melakukan pengetesan rapid test antigen menyasar pelaku perjalanan wisata. Imbauan juga terus digencarkan agar warga memilih untuk tetap di rumah ketika malam pergantian tahun tiba.
"Meningkatkan pengawasan dan pengecekan kepada masyarakat pelaku perjalanan misalnya pemeriksaan hasil rapid antigen atau PCR negatif yang berlaku H-3," ungkap Daud melalui pesan singkat, Selasa (29/12/2020).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jabar Berli Hamdani mengatakan, pola pencegahan yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid Jabar saat ini disebut cukup berhasil bila bercermin dari masa Pilkada. Dia mengklaim selepas penyelenggaraan Pilkada, kenaikan kasus cenderung masih terkontrol.
Dia mengatakan, kenaikan kasus yang terjadi merupakan kasus lama yang tercampur dengan kasus baru. Misalnya, apabila ada penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 900 maka 500-nya merupakan kasus lama.
"Proporsi kasus lama sekitar 50-60 persen penambahan kasus. Contoh kalau bertambah kasus konfirmasi 900, kasus lamanya sekitar 500-an lebih," ungkapnya.
"Selain itu juga rasio kesembuhan yang semakin baik dan saat ini lebih baik dari nasional, kematian jauh lebih rendah dari nasional seperti yang disampaikan dalam Rakor Komite Kebijakan PC-PEN Jabar kemarin sore," jelasnya. (Nur Khansa)
AYO BACA : Pengusaha Galau dengan Wacana Gubernur DKI Anies Kembali Tarik Rem Darurat
Share this article
Selepas libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, lonjakan kasus Covid-19 diprediksi akan terjadi di berbagai daerah. Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi hal tersebut.