JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Sistem teknologi informasi (TI) BPJS Kesehatan disebut mendapatkan tawaran bantuan dari perusahaan asuransi China, yakni Ping An Insurance.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut banyak pihak yang ingin membantu selain perusahaan asuransi asal China itu.
"Yang menawarkan banyak yang menawarkan," ucapnya, di Kementerian bidang Kemaritiman dan Investasi, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).
Untuk mengetahui kelanjutan penawaran tersebut, kata Luhut, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pihak BPJS Kesehatan.
Sebelumnya, sistem teknologi informasi (TI) BPJS Kesehatan mendapat tawaran bantuan dari perusahaan asuransi China, yakni Ping An Insurance. Terlebih, BPJS Kesehatan yang diperkirakan defisit mencapai Rp 28 triliun akhir tahun ini.
"Jadi Ping An itu menawarkan mungkin mereka membantu evaluasi sistem IT-nya, tadi si kepala BPJS (Fachmi Idris) juga melihat memang ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki," ungkap Luhut, Jumat lalu (23/8/2019).
.jpg)
Share this article
Sistem teknologi informasi (TI) BPJS Kesehatan disebut mendapatkan tawaran bantuan dari perusahaan asuransi China, yakni Ping An Insurance. Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut banyak pihak yang ingin membantu selain perusahaan asuransi asal China itu. "Yang menawarkan banyak yang menawarkan," ucapnya, di Kementerian bidang Kemaritiman dan Investasi, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).