JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Asops Panglima TNI sekaligus Ketua Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI), Mayjen Ganip Warsito menyambut Kedatangan atlet TNI yang mengikuti kejuaraan dunia 7th CISM (Conseille International du Sport Militaire) Military World Games 2019 atau Olimpiade Militer Tingkat Dunia ke-7 di Wuhan China, di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2019).
"Pada 7th Military World Games 2019 di Wuhan China kali ini diikuti lebih dari 9.000 peserta dari 109 negara. Kontingen TNI berpartisipasi dengan mengirimkan atletnya yang bertanding pada 9 cabang olahraga," kata Hadi Tjahjanto dalam sambutannya yang dibacakan Mayjen Ganip Warsito.
Cabang olahraga yang diikuti oleh atlet-atlet KOMI TNI meliputi anggar, aletik, layar, judo, menembak, panahan, taekwondo, terjun payung dan triathlon.
Hadi Tjahjanto mengapresiasi seluruh atlet dan official yang telah berjuang membawa nama dan martabat bangsa Indonesia pada kegiatan tersebut.
"Dari 9 cabang olahraga yang diikuti, cabang olahraga taekwondo berhasil mendapatkan medali perunggu atas nama Serda Zarman Ibrahim di kelas Komite 63 kilogram. Sedangkan atlet dari tim cabang olahraga layar Indonesia menerima penghargaan dari panitia sebagai atlet terbaik dan tim terfavorit," ujarnya.
AYO BACA : Atasi Kerusuhan di Papua, Satgas Pam Unras TNI Dapat Apresiasi
Dikatakan Hadi, walaupun event yang diikuti telah berakhir, bukan berarti berakhir juga pembinaan olahraga. Namun, hal itu merupakan momentum dimulainya pembinaan para atlet secara intensif.
"Kepada para official di masing-masing cabang olahraga saya berpesan segera laksanakan evaluasi, jangan pernah merasa puas dengan prestasi dan peringkat yang kita raih saat ini," imbuhnya.
Menurut Hadi, prinsip pembinaan olahraga secara bertahap, bertingkat dan berlanjut harus tetap kita laksanakan secara konsisten. "Sehingga para atlet dapat lebih banyak berkonstribusi dalam memperkuat atlet nasional pada ajang Sea Games dimasa yang akan datang," ujarnya.
Hadi mengimbau, seluruh pembina olahraga baik di masing-masing angkatan maupun Mabes TNI agar tetap selalu memberikan reward kepada para atlet yang berprestasi, sehingga bisa menjadi pendorong semangat kepada prajurit lainnya yang belum berprestasi.
"Jangan sampai kita ketinggalan oleh negara-negara lain, karena prestasi olahraga yang diraih oleh suatu Negara merupakan salah satu indikator dari tingkat kemajuan Negara tersebut," pungkasnya.
AYO BACA : TNI Gelar Sosialisasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat
.jpg)
Share this article
Asops Panglima TNI sekaligus Ketua Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI), Mayjen Ganip Warsito menyambut Kedatangan atlet TNI yang mengikuti kejuaraan dunia 7th CISM (Conseille International du Sport Militaire) Military World Games 2019 atau Olimpiade Militer Tingkat Dunia ke-7 di Wuhan China, di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2019). "Pada 7th Military World Games 2019 di Wuhan China kali ini diikuti lebih dari 9.000 peserta dari 109 negara. Kontingen TNI berpartisipasi dengan mengirimkan atletnya yang bertanding pada 9 cabang olahraga," kata Hadi Tjahjanto dalam sambutannya yang dibacakan Mayjen Ganip Warsito.