Bukan Baribis atau Lembang, Ternyata Ini Penyebab Gempa Bumi di Bekasi Bikin Warga Bandung Hingga Tangerang Bergoyang

Ilustrasi Gempa Bumi
Ilustrasi Gempa Bumi

AYOJAKARTA.COM - Rabu malam pada pukul 19:54 WIB, ribuan warga di sekitar Bekasi, Jawa Barat dikejutkan dengan adanya Gempa Bumi berkekuatan 4,9 Magnitudo.

Meski magnitudo tersebut terbilang relatif kecil, Gempa Bumi yang berpusat di Bekasi juga dirasakan oleh sejumlah warga Jabodetabek hingga sebagian wilayah Bandung.

Akibat Gempa Bumi yang terjadi beberapa kali dengan intensitas melemah atau mengalami penurunan, kepanikan sempat dialami oleh warga Bekasi.

Baca Juga: Mothercare Mal Grand Indonesia Diskon Besar-besaran hingga 7 September 2025, Intip Info Lengkapnya!

Melalui media sosial, sebagian warga menyebut gempa bumi Bekasi yang juga dirasakan di sejumlah wilayah terjadi akibat pergeseran lempeng Baribis maupun Lembang.

Sehubungan dengan adanya anggapan tersebut, Dwikorita Karnawati selaku Kepala BMKG membantah pendapat tersebut.

Menurut Kepala BMKG, penyebab gempa bumi yang berpusat di Bekasi serta dirasakan sejumlah daerah lain bukan disebabkan oleh Sesar Baribis maupun Sesar Lembang.

Penyebab terjadinya gempa bumi yang berpusat di Bekasi, menurut Kepala BMKG disebabkan karena adanya aktivitas di Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat.

Baca Juga: Strategi BRI Pertahankan Kualitas Portofolio, Fokus UMKM hingga Digitalisasi Risiko

Lebih lanjut, Dwikorita Karnawati menyebut Patahan Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat atau Java Back Arc Thrust bukan merupakan jenis lempeng baru.

Melewati sejumlah kota seperti Cirebon, Majalengka, Indramayu, Karawang serta Bekasi, Java Back Arc Thrust merupakan salah satu struktur geologi yang aktif.

“Patahan itu sudah ada, tetapi mengalami aktivasi, jadi bukan sesar baru, sudah ada kemudian mengalami pergerakan atau reaktivasi,” jelas Kepala BMKG.

Terkait dengan meluasnya dampak gempa bumi Bekasi yang turut dirasakan di banyak wilayah, menurut Kepala BMKG terjadi karena mekanisme gempa naik.

Baca Juga: Sudah Resmi Dibuka! Yuk Ikut Program TKM 2025 dari Kemnaker, Bisa Dapat Modal Rp5 Juta untuk Wirausaha Baru

Selain mekanisme sesar naik, penyebab getaran juga bisa dirasakan di sejumlah wilayah adalah karena struktur tanah dan kedalaman pada zona yang menjadi pusat gempa.

Gempa dengan Magnitudo 4,9, menurut Kepala BMKG bukan termasuk sebagai salah satu yang termasuk dalam kategori signifikan.

“Namun karena posisinya dangkal yaitu 10 kilometer dan struktur tanah sekitarnya tergolong Tanah Lepas serta Lunak, jadi guncangannya menguat,” imbuhnya.

Kepala BMKG menambahkan, meski Magnitudo gempa relatif kurang signifikan kondisi tersebut tetap dapat mengakibatkan kerusakan.

Baca Juga: Bisa Ditonton di Platform OTT, Ini Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar yang Trending!

Adapun wilayah-wilayah yang memiliki potensi lebih besar mengalami dampak adalah daerah dengan kondisi Tanah Lepas serta Tanah Lunak.

Bangunan atau infrastruktur yang rentan mengalami dampak, menurut Kepala BMKG sangat mungkin terjadi jika dibangun di atas jenis tanah Lepas maupun Lunak.

Untuk menghindari kepanikan massal jika terjadi suatu fenomena, Kepala BMKG menghimbau agar masyarakat lebih selektif dalam menyerap informasi. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BMKG
# Bekasi
# gempa bumi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.