AYOJAKARTA.COM - Gelombang demonstrasi yang memuncak pada 28 Agustus 2025 meninggalkan catatan kelam sekaligus harapan baru bagi bangsa Indonesia.
Aktor sekaligus mantan pebasket, Denny Sumargo, turut menuliskan refleksi panjang terkait peristiwa itu melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, 2 September 2025.
Dalam catatannya, Denny menceritakan bagaimana dirinya awalnya mengira aksi di depan DPR RI hanyalah bentuk suara rakyat yang lelah menunggu janji ditepati.
Namun, pandangannya berubah ketika ia mengetahui seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas setelah terlindas mobil barakuda Brimob.
Menurutnya, peristiwa itu bisa saja menjadi awal dari konflik besar, yakni rakyat melawan aparat, bahkan rakyat melawan rakyatnya sendiri.
Denny menuturkan, 28 Agustus adalah titik panas ketika suara rakyat menjalar ke berbagai tempat, dari kantor polisi hingga gedung DPRD yang terbakar.
Narasi kebencian di media sosial memperkeruh keadaan, sementara korban dari kedua belah pihak mulai berjatuhan.
Ia menilai, penyusup dan provokator semakin memperparah situasi dengan melemparkan api permusuhan. Namun, Denny Sumargo juga melihat titik balik yang terjadi pada 31 Agustus 2025.
Ia menyebut hari itu rakyat dan aparat kembali bergandengan, memilih persatuan daripada perpecahan. “Hari itu, sejarah ditulis bukan oleh kekerasan, melainkan oleh persatuan. Indonesia beradab, maka perjuangan pun harus beradab,” tulisnya.
Denny menegaskan bahwa demonstrasi sejatinya bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk menjaga rumah besar bernama Indonesia. Ia juga bersyukur melihat kondisi berangsur kondusif meski sebelumnya penuh ketegangan.
“Melihat keadaan sudah mulai kondusif, hati jadi lebih tenang. Jangan lelah dalam menyuarakan aspirasi kepada DPR dan Presiden,” ungkapnya.
Baca Juga: HORE! TikTok Live Akhirnya Sudah Bisa Digunakan Lagi
Melalui catatan tersebut, Denny mengingatkan agar amarah tidak sampai merenggut harga diri, masa depan, dan persaudaraan bangsa. Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama, baik bagi rakyat maupun pemerintah.
Di bagian akhir unggahannya, ayah satu anak itu secara khusus menyampaikan harapan kepada para wakil rakyat dan Presiden Prabowo Subianto. “Semoga DPR RI dan Presiden kita Prabowo Subianto mau bertemu dengan rakyatnya!!!” pungkasnya.
Refleksi Denny Sumargo ini mendapat banyak perhatian publik. Baginya, meski luka telah tercipta, bangsa Indonesia tetap memiliki peluang untuk bangkit, berdiri tegak, dan menjaga persatuan dengan cara yang bermartabat.***
Share this article
Denny Sumargo tulis refleksi demo 28 Agustus 2025. Ia menyoroti korban jiwa, seruan persatuan, serta harapan agar DPR RI dan Presiden Prabowo mau mendengar suara rakyat.