AYOJAKARTA.COM - Pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Prabowo Subianto sontak menjadi sorotan publik.
Bukan hanya karena posisinya yang strategis, tetapi juga karena rekam jejak pernyataannya yang berani, terutama soal kritik terhadap lembaga internasional sekelas IMF.
Dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada Juni 2025, influencer ekonomi Bennix bahkan memuji gaya bicara Purbaya Yudhi Sadewa yang lugas dan terukur.
Baca Juga: Apa Saja Keunggulan Samsung Galaxy S26 Ultra Dibandingkan Generasi Sebelumnya?
Ia menilai bahwa Indonesia akhirnya punya pejabat yang berani bersuara kritis dengan dasar data, bukan sekadar retorika.
“Akhirnya ya kalian dapat juga nih pejabat yang ada otaknya ya. Jadi ini pejabat cukup waras dan tidak gila ya. Mereka bisa bikin statement yang menurut gua itu sangat berani, terukur, dan luar biasanya lagi didukung data valid,” ujar Bennix dalam video tersebut.
Pujian itu muncul setelah pernyataan Purbaya yang secara terbuka menyebut prediksi IMF mengenai ekonomi Indonesia terlalu pesimis dan sering meleset.
Menurutnya, lembaga internasional tersebut pernah memproyeksikan pertumbuhan Indonesia hanya 2,5% pada 2009, padahal realisasinya justru 4,6%. Lebih jauh, Purbaya bahkan berani menyebut, “Kalau saya enggak percaya IMF. Untuk saya IMF bodoh.”
Pernyataan ini langsung mengundang perhatian luas karena jarang ada pejabat Indonesia yang terang-terangan mengkritik IMF, lembaga yang pernah terlibat dalam krisis 1998 di Tanah Air.
Bennix pun menegaskan, keberanian Purbaya ini menjadi angin segar di tengah pejabat yang sering dianggap normatif.
“Hebat juga nih orang ngomong ‘bodoh’. Gua kira cuma gua doang yang ngomong begitu. Ternyata pejabat Indonesia ada juga yang ngomong ‘IMF bodoh’,” tambahnya.
Kini, dengan posisi barunya sebagai Menteri Keuangan, publik menunggu apakah sikap kritis Purbaya akan konsisten diwujudkan dalam kebijakan ekonomi nasional.
Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Yakin Cuma Dibandrol Rp1,3 Juta? Spesifikasinya Oke Banget Loh, Cus Kepoin!
Tantangan besar menantinya, mulai dari menjaga stabilitas fiskal, membayar utang jatuh tempo, hingga mengantisipasi dampak perlambatan global. Namun, satu hal jelas, keberanian berbicara lugas membuat Purbaya berbeda dari pejabat kebanyakan.
Dukungan publik, termasuk dari sosok seperti Bennix, menunjukkan bahwa masyarakat mendambakan pemimpin yang rasional, berani, sekaligus berpihak pada kepentingan nasional.
Dengan gaya komunikasinya yang tegas, Purbaya Yudhi Sadewa berpotensi menjadi figur penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap arah kebijakan keuangan Indonesia.
Kini semua mata tertuju padanya, akankah ia membuktikan bahwa pejabat “cukup waras dan tidak gila” ini mampu membawa perubahan nyata?***
Baca Juga: Viral Postingan Tentang Ilusi Pemangkasan Gaji DPR, Ada 2 Tunjangan yang Layak Dihapus

Share this article
Purbaya Yudhi Sadewa dilantik jadi Menkeu. Ia dipuji Bennix karena berani kritik IMF dengan data valid. Publik menanti konsistensi sikap kritisnya dalam kebijakan ekonomi.