Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Kepemimpinan Sri Mulyani: Negara Berhutang ke Rakyat, Tapi Mengapa Pembayarannya Justru Diulur-ulur?

Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Kepemimpinan Sri Mulyani (Sumber: youtube.com/@MahfudMD)
Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Kepemimpinan Sri Mulyani (Sumber: youtube.com/@MahfudMD)

AYOJAKARTA.COM - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap sejumlah kejanggalan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat masih dipimpin oleh Sri Mulyani.

Dalam wawancara terbaru, Mahfud menyebut bahwa negara memiliki utang kepada rakyat yang nilainya mencapai Rp5,8 triliun, namun hingga kini belum dibayarkan.

“Negara ini punya utang ke masyarakat banyak sekali. Sudah ada putusan pengadilan yang inkrah, tapi belum juga dibayar. Ini bentuk ketidakpatuhan terhadap hukum,” ujar Mahfud tegas, dilansir dari chanel YouTube Mahfud MD Official.

Baca Juga: Samsung Galaxy Tab S11 Ultra Disebut Sebagai Tablet Android Terbaik dan terkencang di Tahun 2025, Apa Saja Fiturnya yang Canggih?

Ia mencontohkan, banyak kasus ganti rugi lahan atau keputusan pengadilan yang memerintahkan pemerintah untuk membayar kompensasi, namun pembayarannya terus diundur.

Menurutnya, praktik seperti ini tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga mencoreng kredibilitas negara di mata hukum. “Kalau negara tidak taat hukum, bagaimana rakyat mau percaya?” tambahnya.

Selain soal utang, Mahfud juga menyinggung kembali kasus pencucian uang Rp349 triliun di lingkungan Kemenkeu yang sempat menjadi perhatian publik pada 2023.

Saat itu, Mahfud menjabat Ketua Komite TPPU dan memimpin langsung audit atas laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca Juga: Para Kepala Daerah Ketar-ketir Purbaya Potong Dana Bagi Hasil, Apa yang Dimaksud dengan DBH?

“Saya minta semua data dibuka. Dari situ saya temukan ratusan laporan yang belum ditindaklanjuti sejak 2012. Nilainya total mencapai Rp349 triliun,” ujarnya.

Mahfud juga menyinggung dugaan manipulasi bea masuk emas yang nilainya sangat besar. Ia mengungkap, seharusnya emas impor dikenai pajak 5 persen, namun angka itu diubah menjadi 0 persen.

“Bayangkan, itu satu kasus saja negara bisa rugi triliunan. Belum lagi ratusan laporan lain yang tidak pernah ditelusuri,” tegasnya.

Meski demikian, Mahfud tetap mengakui Sri Mulyani sebagai sosok menteri yang berintegritas dan profesional. Hanya saja, menurutnya, Sri Mulyani terlalu baik dan cenderung melindungi anak buahnya.

Baca Juga: Kiprah Ayobandung.com Diakui, Raih Penghargaan di Local Media Summit 2025

“Kalau ada pegawai kena masalah, dia hanya bilang jangan datang dulu, tapi tidak ditindak. Padahal publik butuh ketegasan,” katanya.

Selanjutnya, Mahfud berharap Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, dapat melanjutkan investigasi terhadap kasus-kasus besar di lingkungan Kemenkeu.

“Kalau berani bongkar, saya salut. Tapi kalau takut, ya selesai. Uang rakyat harus kembali untuk rakyat,” pungkas Mahfud.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# utang negara
# Sri Mulyani
# Mahfud MD

Berita Terkait

News Update

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.