Hutama Karya Dorong Optimalisasi JTTS Terbangun Untuk Mendukung Pengembangan Koridor Ekonomi Sumatra

Kemenko IPK dan Hutama Karya menggelar FGD bertajuk “Sinkronisasi Kebijakan dan Fasilitas Pemerintah terhadap Pembangunan Wilayah melalui Pengusahaan Jalan Tol Trans Sumatera” di Jakarta, Kamis (11/12). (Sumber: Hutama Karya)

Kemenko IPK dan Hutama Karya menggelar FGD bertajuk “Sinkronisasi Kebijakan dan Fasilitas Pemerintah terhadap Pembangunan Wilayah melalui Pengusahaan Jalan Tol Trans Sumatera” di Jakarta, Kamis (11/12). (Sumber: Hutama Karya)

AYOJAKARTA.COM – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) bersama PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinkronisasi Kebijakan dan Fasilitas Pemerintah terhadap Pembangunan Wilayah melalui Pengusahaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)” di Jakarta, Kamis (11/12).

Kegiatan ini menjadi forum lintas kementerian/lembaga untuk merumuskan langkah strategis untuk optimalisasi ruas terbangun dan kelanjutan pengusahaan JTTS, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang diharapkan menjadi penopang pemerataan pembangunan, melalui peningkatan konektivitas, serta penguatan pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.

Pembangunan JTTS berada dalam rangkaian agenda strategis pemerintah, mulai dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011–2025, fokus pembangunan infrastruktur 2014–2024, hingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Arah ini sejalan dengan prioritas Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan, energi, dan hilirisasi, dengan harapan JTTS menjadi tulang punggung (backbone) konektivitas intra-island yang akan mendorong peningkatan dan pemerataan ekonomi Sumatra untuk mencapai target kontribusi pertumbuhan ekonomi pulau dalam upaya mendukung pertumbuhan nasional hingga 8 persen pada 2029.​ Turut hadir dalam FGD meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Danantara, dan Badan Pengatur (BP) BUMN.

Forum tersebut dibuka oleh Plt. Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I, mewakili Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Kemenko IPK, yang menyampaikan arahan guna perumusan kebijakan kedepannya untuk optimalisasi ruas terbangun serta kelanjutan pembangunan JTTS.

“Kita akan terus bantu optimalisasi pemanfaatan ruas-ruas JTTS yang ada dan tentunya akan terus mengupayakan terlaksananya tahap atau stage 3. Melalui pengembangan wilayah-wilayah di sepanjang koridor, kita harapkan akan terbangun pusat-pusat ekonomi baru yang akan menjadi ungkitan untuk JTTS, dan sebaliknya JTTS akan menjadi pendorong kegiatan ekonomi dengan menyediakan konektivitas antara titik-titik penting dari kegiatan ekonomi, seperti bandara atau pelabuhan. Dan tentunya kita juga akan merumuskan langkah selanjutnya dari pembangunan JTTS dengan mempertimbangkan kebutuhan struktur ruang untuk menopang rencana pembangunan wilayah dari perspektif penataan ruang berkelanjutan” ujar Plt. Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I, Kemenko IPK, Syahrudin.​

FGD ini dirancang untuk menyalurkan isu-isu yang muncul di daerah sebagai bahan merumuskan kebijakan kelanjutan JTTS sekaligus mengidentifikasi bentuk dukungan tiap kementerian/lembaga terhadap percepatan proyek. Dari forum ini, pemerintah menargetkan lahirnya arahan strategis terkait penugasan ruas-ruas JTTS serta langkah bersama untuk pendanaan, pembebasan lahan, perizinan, jaminan pembiayaan, dan penganggaran.​

Peran Hutama Karya sebagai Pelaksana Penugasan

Sebagai badan usaha yang mendapat penugasan pengusahaan JTTS, Hutama Karya mendukung penuh pelaksanaan FGD. Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Moeharmein Zein, memaparkan bahwa keberlanjutan pembangunan JTTS menjadi faktor penting bagi peningkatan output perekonomian, pendapatan masyarakat, dan penyerapan tenaga kerja di sepanjang koridor jalan tol, yang akan optimal apabila seluruh ruas saling terhubung dan kawasan pendukungnya berkembang secara terintegrasi.​

Hutama Karya memaparkan bahwa berdasarkan penugasan pemerintah, total panjang JTTS yang ditugaskan untuk dibangun mencapai 2.848 km dan dibagi dalam empat tahap. Hingga November 2025, total panjang JTTS yang telah terbangun mencapai 987,74 km, termasuk ruas-ruas yang telah beroperasi serta ruas yang dikelola anak usaha.​

Hutama Karya juga menyampaikan kemanfaatan pembangunan JTTS di Pulau Sumatra. Mengacu pada kajian “Dampak Ekonomi dan Sosial Jalan Tol Trans Sumatera” oleh CORE Indonesia (2024), pembangunan JTTS berkontribusi pada penambahan output sektoral di Sumatera sebesar Rp924,39 triliun, peningkatan pendapatan rumah tangga sebesar Rp182,33 triliun, serta penambahan tenaga kerja sekitar 3,9 juta orang. Kajian tersebut juga mencatat kontribusi JTTS terhadap penurunan biaya logistik melalui penurunan waktu tempuh, jarak tempuh, dan biaya perjalanan.​

Di lapangan, Hutama Karya masih berhadapan dengan sejumlah tantangan lintas sektor, mulai dari perencanaan dan penyiapan proyek, skema pembiayaan, pengadaan tanah, penanganan dampak sosial, hingga mekanisme jaminan pemerintah. Perubahan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui regulasi terbaru juga berpengaruh pada kepastian penugasan, arah pembiayaan, dan keberlanjutan ruas-ruas JTTS, sehingga diperlukan harmonisasi kebijakan antar kementerian/lembaga.​

“Kelanjutan pengusahaan JTTS membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan. Dukungan itu mencakup percepatan pembebasan lahan, kepastian pendanaan dan regulasi dari Pemerintah Pusat, penyelarasan perizinan dan aspek teknis lintas kementerian/lembaga, serta peran Pemerintah Daerah dalam penataan ruang dan pengembangan kawasan, agar manfaat ekonomi JTTS dapat dimaksimalkan,” jelasnya.

Melalui FGD ini, pemerintah bersama para pemangku kepentingan menargetkan terbangunnya keselarasan kebijakan dan kesinambungan pembangunan di Pulau Sumatra, khususnya pada koridor ekonomi di sepanjang JTTS. Sinergi regulasi dan dukungan pembiayaan yang lebih terarah diharapkan mempercepat penyelesaian ruas-ruas JTTS sekaligus menguatkan pengembangan kawasan sekitar jalan tol.​ Keberlanjutan pengusahaan JTTS juga membuka ruang lebih besar bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di koridor jalan tol. Sikap ini sejalan dengan peran Hutama Karya sebagai BUMN pengembang infrastruktur yang mendukung prioritas pembangunan nasional melalui proyek infrastruktur yang berorientasi jangka panjang dan berlandaskan komitmen pembangunan berkelanjutan.​

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait

Berita Terkait

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.