AYOJAKARTA.COM - Pihak pengelola Bobibos akhirnya menyentil oknum penguasa yang diduga telah mendanai buzzer untuk nyinyir soal kendala proses produksi.
Upaya untuk menghadirkan bahan bakar ramah lingkungan di Indonesia ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Bobibos yang menemukan inovasi untuk mengubah jerami menjadi bahan bakar seperti bensin atau solar menemui kendala dalam proses produksi.
Pembina Bobibos, Mulyadi, menjelaskan bahwa kendala terbesar adalah soal regulasi di Indonesia, karena biohidrokarbon dari jerami belum memiliki payung hukum.
Meski demikian, Proyek energi alternatif karya anak bangsa ini tidak patah semangat.
Mereka terus berusaha untuk menghadirkan bahan bakar ramah lingkungan agar Indonesia tidak ketergantungan dengan minyak bumi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun turut memberikan dukungan dengan membangun pabrik di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.
Walau sempat mengaku terkendala soal lahan, pria yang akrab disapa KDM itu terus menjaga komunikasi dengan pihak Bobibos.
Melalui postingan di media sosial Instagram yang diunggah pada Selasa, 30 Desember 2025, Bobibos mengabarkan bahwa KDM telah mengutus orang kepercayaannya untuk berkunjung ke mini pabrik.
Founder Bobibos, Iklas Thamrin menjelaskan dari awal proses pengolahan jerami hingga menjadi bahan bakar.
"Kang Dedi Mulyadi kirim orang kepercayaannya untuk berkunjung ke mini pabik Bobibos. Jadi kalau ada pihak yang membenturkan kami, yah pahamkan tujuannya apa. Hormati KDM dan tim yang sedang siapkan lahan buat kami. Sebentar lagi, tunggu saja," tulis akun Instagram @bobibos_.
Sontak postingan itu langsung menuai berbagai komentar dari warganet. Ada yang memberikan positif berupa dukungan dan semangat dan ada pula yang justru nyinyir.
"Teruslah membangun narasi kawan," tulis seorang netizen. Tak disangka, komentar ini mendapatkan balasan yang menohok dari pihak pengelola Bobibos.
"Teruslah pantau kami wahai buzzer sesuai arahan kakak pembinanya yang lagi duduk di kursi empuk sana," balas akun Instagram resmi Bobibos.
Pernyataan soal kakak pembina para buzzer bisa saja merujuk ke oknum penguasa yang tidak suka melihat perkembangan Bobibos. Kira-kira siapakah dia?***

Share this article
Bobibos hadapi kendala regulasi produksi biohidrokarbon dari jerami. KDM dukung proyek, netizen nyinyir, tim Bobibos sentil oknum penguasa penggerak buzzer.