Akhirnya Bobibos Dilirik Pemerintah Indonesia, Tanda Akan Segera Diproduksi?

Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Poin Penting
  • Tim Bobibos beraudiensi dengan Ditjen Migas ESDM guna bahas potensi bahan bakar nabati 100% dari jerami untuk nasional.

  • Kolaborasi ini hasilkan pembentukan tim teknis untuk uji coba jalan (road test) sebelum produk dilepas secara komersial.

  • Inovasi ini tawarkan penghematan biaya 20-30%, emisi rendah, serta mendukung swasembada energi berbasis kearifan lokal.

AYOJAKARTA.COM - Inovasi bahan bakar alternatif berbasis jerami, Bobibos, kini memasuki babak baru.

Setelah sebelumnya lebih dulu bergerak di luar negeri, khususnya di Timor Leste, kini sinyal dukungan dari pemerintah Indonesia mulai terlihat.

Hal ini menyusul audiensi antara tim Bobibos dengan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM pada 13 April 2026.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Dirjen Migas Laode Sulaeman dan dihadiri pembina Bobibos Mulyadi serta founder Bobibos Ikhlas Thamrin.

Dalam forum tersebut, Bobibos memaparkan potensi besar inovasi bahan bakar berbasis 100 persen nabati sebagai solusi energi nasional.

“Indonesia bisa swasembada energi, petani pun akan tersenyum dua kali,” ujar Mulyadi dalam pemaparannya.

Salah satu hasil penting dari audiensi ini adalah pembentukan tim teknis antara Ditjen Migas dan Bobibos untuk melakukan uji coba jalan (road test).

Langkah ini dinilai sebagai tahap krusial sebelum produk dapat dipasarkan secara luas.

Bobibos sendiri menawarkan sejumlah keunggulan. Dari sisi ekonomi, bahan bakar ini diklaim mampu menghemat biaya hingga 20–30 persen dibandingkan BBM konvensional.

Dari sisi lingkungan, emisi yang dihasilkan jauh lebih rendah karena tidak mengandung campuran fosil.

Bahkan, inovasi ini disebut dapat digunakan pada kendaraan yang sudah ada tanpa perlu konversi teknologi besar-besaran.

Hasil uji awal juga cukup menjanjikan. Sepeda motor berbahan bakar Bobibos mampu menempuh jarak hingga 45 km per liter, sementara mobil diesel dan bensin mencatat rata-rata 18 km per liter. Selain itu, uji emisi menunjukkan kadar gas buang yang sangat rendah.

Tak hanya itu, Kepala Lemigas, Halim Sariwardana, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung proses pengujian lanjutan.

Sementara itu, Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi juga turut mengikuti rapat secara daring.

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Migas bahkan disebut mengapresiasi inovasi Bobibos dan mendorong percepatan regulasi agar produk ini dapat segera masuk ke pasar.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai serius melirik potensi energi alternatif berbasis lokal.

Namun demikian, tantangan utama tetap berada pada aspek regulasi. Hingga saat ini, bahan bakar berbasis jerami belum masuk dalam peta jalan resmi bioenergi nasional.

Kondisi inilah yang sebelumnya membuat Bobibos memilih produksi di luar negeri.

Di tengah krisis energi global dan fluktuasi harga minyak dunia, kehadiran Bobibos bisa menjadi game changer.

Jika proses uji teknis berjalan lancar dan didukung regulasi yang memadai, bukan tidak mungkin Indonesia segera memiliki bahan bakar alternatif berbasis sumber daya lokal.

Publik kini menanti langkah lanjutan pemerintah. Apakah ini menjadi awal kebangkitan energi “Merah Putih”? Waktu yang akan menjawab.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mulyadi
# bahan bakar
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.