Kupas Tuntas Aturan Kandungan Susu di Program Makan Bergizi Gratis

Makan Bergizi Gratis. (Sumber: AYOBANDUNG.COM)
Makan Bergizi Gratis. (Sumber: AYOBANDUNG.COM)
Poin Penting
  • Aturan juknis BGN wajibkan kandungan susu segar minimal 20% demi serap stok lokal dan kurangi ketergantungan impor.

  • Walau pakai sistem rekombinasi, standar gizi dipantau ketat BPOM agar nutrisinya tetap setara susu segar murni.

  • Ahli ingatkan risiko intoleransi laktosa dan gula tambahan, serta sarankan opsi makanan utuh lokal yang aman.

AYOJAKARTA.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia.

Salah satu poin yang sering dibahas adalah kehadiran susu dalam menu harian.

Banyak orang bertanya-tanya mengenai kualitas dan kandungan susu yang diberikan kepada anak-anak sekolah.

Aturan Kandungan Susu Segar

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) mengenai pengadaan susu dalam program MBG.

Dalam aturan tersebut, susu yang digunakan wajib mengandung susu sapi segar minimal 20 persen.

Sisanya terdiri dari air dan padatan susu lainnya. Angka ini sering memicu salah paham di masyarakat yang menganggap susu tersebut telah dimanipulasi.

Faktanya, susu sapi segar secara alami memang mengandung 88 persen air.

Hanya ada sekitar 12 persen bahan kering yang berisi lemak, protein, laktosa, dan mineral.

Meskipun kandungan susu segarnya minimal 20 persen, kandungan gizinya diatur agar tetap setara dengan susu segar utuh.

Mengapa Hanya 20 Persen?

Keputusan ini diambil karena keterbatasan stok susu nasional. Saat ini, produksi susu segar dalam negeri hanya mampu mencukupi 20 persen kebutuhan nasional.

Sisanya, sekitar 80 persen, masih harus diimpor dari luar negeri. Presiden meminta agar program MBG sebisa mungkin menyerap bahan baku lokal.

Oleh karena itu, angka 20 persen menjadi langkah awal sambil menunggu peningkatan produksi dari peternak lokal.

Gizi yang Tetap Terjaga

Walaupun menggunakan sistem rekombinasi, standar gizi tetap mengikuti aturan BPOM.

Kadar protein dalam susu MBG tidak boleh kurang dari 2,7 persen. Kadar lemaknya minimal 3 persen, dan kalsiumnya minimal 15 persen dari nilai harian.

Jadi, meskipun bukan 100 persen susu segar murni, nutrisinya tetap dipantau ketat.

Susu Bukan Satu-satunya Sumber Gizi

Beberapa ahli menilai bahwa susu sebenarnya tidak wajib ada dalam menu MBG.

Nutrisi yang ada pada susu bisa didapatkan dari sumber makanan lain. Protein dan kalsium bisa dipenuhi dari telur, ikan, ayam, tahu, dan tempe.

Memberikan susu secara masal juga dianggap sebagai "jalan pintas" untuk memenuhi target gizi.

Selain itu, banyak anak Indonesia mengalami intoleransi laktosa. Kondisi ini membuat mereka sulit mencerna susu sapi.

Bagi anak-anak ini, pemenuhan gizi lebih baik difokuskan pada makanan utuh atau real food.

Waspada Gula Tambahan

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tambahan pemanis atau perasa pada produk susu.

Susu dengan kadar gula tinggi bisa memicu masalah kesehatan jangka panjang.

Risiko yang mengintai antara lain obesitas, diabetes tipe 2 di usia muda, dan kerusakan gigi.

Program MBG diharapkan lebih mengutamakan pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# MBG
# gizi
# susu

Berita Terkait

News Update

Jakarta Selatan

Teka-teki Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15

Polisi tangkap MY (34), peneror bom palsu di SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS. Diduga intimidasi massal, polisi periksa kejiwaan pelaku via psikologi forensik. Siswa kini diberikan layanan trauma.

Jakarta Selatan

Sikap Tegas Pramono Anung Soal Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15: Jangan Takut, Sekolah Tetap Normal!

Ancaman bom palsu via WA landa SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS. Polisi pastikan aman dan langsung tangkap pelaku MY (34) di Jagakarsa. Pramono Anung tegaskan sekolah tetap normal, siswa diberi trauma

Nasional

Kasus KUR Jember Jadi Momentum BNI Perkuat Tata Kelola Penyaluran Kredit

BNI memperkuat tata kelola penyaluran KUR melalui digitalisasi, audit, dan pengawasan agar pembiayaan tepat sasaran.

Gaya Hidup

Benarkah Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas Berisiko Tinggi? Ini Penjelasan Medis dan Cara Pencegahannya

Hamil di atas 40 tahun berisiko tinggi seperti preeklampsia & keguguran. Meski begitu, kehamilan tetap bisa aman dengan kontrol rutin, pola hidup sehat, skrining medis, & lingkungan yang suportif.

Bisnis

Lewat Rumah BUMN BRI, Suhita Lebah Indonesia Perkuat Usaha Madu Berbasis Konservasi

BRI melalui Rumah BUMN mendampingi Suhita Lebah Indonesia mengembangkan usaha madu terintegrasi dari hutan hingga pasar nasional.

Ekonomi

Dukung Kiprah UMKM Disabilitas Kaltara, Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik ke Forum Nasional

Batik Kalimantan Utara karya Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik (Kubedistik). Batik yang mengusung konsep "Batik Pekerjaan karena Hati" ini merupakan binaan PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field.

Gadget

Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp5 Jutaan, Mulai dari Motorola Edge 60 Fusion hingga Redmi Note 15 5G

Rekomendasi HP 5G Rp3-5 jutaan di 2026: Motorola Edge 60 Fusion berbodi militer, Infinix Note 60 5G bawa baterai 6500 mAh & wireless charging, iQOO Z10R dengan FlashCharge 90W, serta Redmi Note 15 5G

Jakarta Selatan

Hari Pertama MPLS, SDN Srengseng Sawah 15 Alami Teror Bom, KBM Kembali Dilaksanakan Besok

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso memastikan bahwa kondisi sekolah saat ini sudah aman.

Metropolitan

Edukasi Pilah Sampah Masuk Materi MPLS, Pramono Anung: Menurut Saya Baik Sekali!

Langkah tersebut dinilai dapat menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak dini kepada para peserta didik.

Teknologi

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Harga di Bawah Rp1 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi smartwatch 2026: Advan W1e Rp300 ribu berbodi metal, Huawei Band 11/11 Pro berlayar AMOLED terang, Haylou Solar Ultra dengan fitur GPS internal, serta Realme Watch 5.

Metropolitan

Bulky Waste DKI Makin Diminati, 1.700 Permintaan Penjemputan Sampah Besar Sudah Dilayani

Sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026, Dinas Lingkungan Hidu DKI Jakarta mencatat sekitar 1.700 permohonan penjemputan telah ditindaklanjuti.

Jakarta Selatan

Hoax Ancaman Pesan Bom! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Disisir Gegana, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Hari pertama masuk sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diwarnai aksi teror bom yang mengejutkan pada Senin, 13 Juli 2026.

Jakarta Utara

Viral Satpol PP Terlibat Pungli di Cilincing, Pramono Anung: Jika Benar Ada, Kami Tindak Tegas!

Viral di media sosial dugaan pungli yang melibatkan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di wilayah Jakarta Utara.

Nasional

Libur Sekolah Telah Usai, Program MBG Kembali Dibagikan Kepada Penerima Manfaat per Hari Ini

Kembalinya pelaksanaan Program MBG ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan gizi peserta didik.

Pendidikan

SPMB Jakarta 2026 Berjalan Transparan, Pramono Anung: Keberatan dari Publik Hampir Tidak Ada

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kabar positif terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di ibu kota.

Pendidikan

Tinjau Langsung Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026-2027, Syafrin Liputo Pastikan Tidak Ada Perundungan

Pemkot Jakarta Selatan berkomitmen untuk memastikan seluruh peserta didik baru bisa mengikuti kegiatan MPLS dalam suasana positif.

Metropolitan

Jakarta Jadi Tuan Rumah Indonesia Youth Summit 2026! Pramono Anung dan Erick Thohir Teken Kerja Sama Strategis

Pemprov DKI Jakarta resmi bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk dua agenda besar, yakni Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026.

Metropolitan

Pemprov DKI Beri Izin ASN Antar Anak Sekolah pada Hari Pertama Masuk, Ini Aturannya

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap peran orang tua dalam mendampingi anak saat memulai tahun ajaran baru.

Jakarta Utara

Terbongkar! Oknum Satpol PP yang Diduga Pungli di Rumah Belajar Jakarta Utara Disebut Kerap Berulah

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan oknum tersebut sudah beberapa kali membuat masalah bahkan sebelum dirinya menjabat.

Jakarta Timur

Sudinkes Lakukan Edukasi HIV/AIDS ke Pelajar: Januari hingga Juni 2026 ODHIV Ditemukan di Kelompok Usia Produktif

Menyasar kalangan pelajar, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur lakukan berbagai langkah strategis untuk menekan angka penularan HIV/AIDS.