AYOJAKARTA.COM -- Susu Sapi merupakan salah satu pelengkap nutirsi yang disajikan dalam daftar menu Program Makan Bergizi gratis besutan Prabowo-Gibran.
Dalam proses penerapan program Makan Bergizi Gratis, wacana mengganti Susu Sapi dengan susu ikan mulai muncul dan menuai sorotan.
Terkait dengan adanya wacana peralihan dari Susu Sapi ke Susu Ikan dalam program Makan Bergizi Gratis, Ketua Harian DPP Partai Gerindra memberi tanggapan.
Menurut Sufmi Dasco Ahmad, wacana mengalihkan menu susu Sapi menjadi susu Ikan tidak lain hanyalah merupakan aspirasi alternatif yang bersumber dari publik.
Sehingga wacana yang berkembang terkait pergantian menu susu Sapi menjadi susu Ikan, bukan merupakan suatu kepastian.
“Itu adalah aspirasi juga dari masyarakat ataupun hasil simulasi yang ada dan belum final,” ungkap Sufmi saat dimintai keterangan.
Baca Juga: Buntut Bagi-Bagi Susu Oleh Gibran, Yusril Ihza Mahendra: Putusan Bawaslu Melanggar Etik
Pernyataan terkait peralihan dari susu Sapi menjadi susu Ikan dalam program Makan Bergizi Gratis, juga disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Melalui pernyataannya Hasan Nasbi menyebut sejauh ini tidak ada skenario bernama susu Ikan, namun demikian pihaknya terbuka dengan berbagai ide dari pihak lain serta teruji.
Namun demikian, Hasan menambahkan bahwa wacana susu Ikan bukanlah merupakan pengganti dari menu susu Sapi.
Baca Juga: Meski Dinyatakan Melanggar, TKN Prabowo-Gibran Pastikan Bagi-bagi Susu Gratis Tetap Jalan Terus
Tidak sebagaimana bayangan dari kebanyakan orang, Susu Ikan bukanlah merupakan susu yang dihasilkan secara langsung melalui tubuh ikan melainkan hasil ekstrak protein.
Melalui serangkaian proses kimia, protein ikan tersebut kemudian diolah sehingga menghasilkan bubuk serta tambahan perasa dan menjadi susu Ikan.
Susu Ikan yang disebut kaya akan kandungan Omega 3 merupakan hasil penelitian dan pengembangan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Terkait adanya wacana susu Ikan sebagai menu alternatif dalam program Makan Bergizi Gratis, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memberi tanggapan.
Menurut Sakti, susu Ikan hasil proses Hidrolisis Enzimatis protein ikan merupakan jenis protein yang dapat diminum karena mirip dengan susu pada umumnya.
Memiliki peran sebagai salah satu jenis suplemen tambahan tubuh untuk asupan protein, serbuk susu Ikan didapat dari keseluruhan bagian Ikan.
Sehingga susu Ikan yang saat ini tengah menjadi perbincangan merupakan suatu inovasi guna memperoleh asupan protein.
Baca Juga: Buntut Bagi-Bagi Susu di CFD, Bawaslu Jakpus Putuskan Gibran Melanggar Aturan
“Ini sebenarnya inovasi produk untuk mendapatkan protein dengan metode pemrosesan seperti sekarang ini, mirip susu tapi bukan susu,” jelas Sakti.
Meski merupakan produk suplemen tambahan, Sakti Wahyu memastikan susu Ikan memiliki kandungan protein serta Omega 3 dan 6 yang baik untuk dikonsumsi.***
Share this article
Dalam proses penerapan program Makan Bergizi Gratis, wacana mengganti Susu Sapi dengan susu ikan mulai muncul dan menuai sorotan.