AYOJAKARTA.COM — Melihat banyaknya seorang politisi maju ke Senayan, Fahri Hamzah menyoroti adanya perbedaan dalam kualitas pengawasannya.
Fahri Hamzah mengatakan adanya penurunan pengawasan terhadap politisi yang maju ke Senayan antara masa lalu dan masa kini.
Menurut Fahri Hamzah, hal ini merupakan masalah yang perlu dipikirkan ulang setelah seperempat abad reformasi.
“Ada penurunan pengertian para elit tentang bagaimana menyiapkan partai politik dan politisi untuk masuk menjadi pejabat publik serta bagaimana etika sebagai pejabat publik,” ujar Fahri Hamzah, dikutip dari kanal YouTube Komisidotco pada Jumat, 28 Juni 2024.
Fahri menjelaskan bahwa pada awalnya, partai politik di dunia adalah tempat para pemikir. Partai politik berfungsi untuk mengagregasi pikiran yang berkembang di masyarakat dan merepresentasikannya sebagai produk intelektual.
Baca Juga: Heran Soal Ribut-ribut Pembagian Bansos, Fahri Hamzah: Semua Dapet Bos!
Produk intelektual ini kemudian diadvokasi untuk mengawasi dan memimpin negara.
“Harusnya partai politik itu disiplin dengan tradisi intelektual, pada awalnya partai politik di dunia ini adalah tempat pemikir, meng-agregasi pikiran yang berkembang masyarakat lalu di representasikannya sebagai produk intelektual yang produk intelektual itu di advokasi untuk mengawasi negara dan memimpin negara,” imbuhnya.
Namun, menurut Fahri, saat ini terjadi pergeseran fokus dari intelektualisme ke logistik.
“Sekarang ini kayaknya mulai bergeser orang mulai bertarung pada ranah logistik,” kata Fahri.
Ia menilai pergeseran ini sebagai masalah utama yang perlu diperbaiki.
“Jadi popularitas, logistik itu menjadi lebih dominan daripada intelektualisme itu tadi,” imbuhnya.
Fahri juga menyoroti pentingnya mengoreksi sistem pemilu sebagai salah satu cara untuk memperbaiki situasi ini.
Baca Juga: Sindir Paslon AMIN, Fahri Hamzah Sebut Prabowo Subianto Lebih Cocok Jadi Oposisi
Menurutnya, sistem pemilu yang ada saat ini memungkinkan terjadinya penurunan kualitas politisi yang maju ke panggung politik.
"Kenapa itu terjadi? Karena menurut saya sistem pemilunya perlu dikoreksi," tegasnya.
Dengan memperbaiki sistem pemilu dan mengembalikan fokus partai politik pada intelektualisme, Fahri berharap dapat meningkatkan kualitas politisi yang maju ke Senayan.
Langkah ini diharapkan dapat membawa perbaikan yang signifikan dalam pengelolaan negara dan representasi kepentingan masyarakat.***

Share this article
Fahri Hamzah mengatakan adanya penurunan pengawasan terhadap politisi yang maju ke Senayan antara masa lalu dan masa kini.