AYOJAKARTA.COM – Co-captain 2 Timnas pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong tengah mendapat sorotan publik.
Namanya sempat disebut-sebut oleh cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka saat debat keempat Pilpres 2024.
Tom Lembong mengkritik kebijakan pemerintah terkait dengan hilirisasi nikel yang dinilai ugal-ugalan sehingga membuat harga nikel dunia menjadi anjlok.
Pernyataan yang disampaikan oleh Co-captain Timnas AMIN mendapatkan tanggapan dua menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ramai-ramai menyerang balik Tom Lembong.
Luhut Binsar Pandjaitan bahkan sengaja mengunggah soal tudingan hilirisasi di Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan.
Menko Marves membantah penilaian dari mantan Menteri Perdagangan yang juga mantan Kepala BKPM, yang menyatakan harga nikel dunia anjlok karena akibat dari eksploitasi masif program hilirisasi pemerintah Indonesia.
Menurutnya, tren harga nikel bukan hanya dilihat dari satu dua tahun tetapi harus dilihat secara jangka panjang, karena siklus harga komoditas pasti mengalami fluktuatif atau naik turun.
“Apakah itu batu bara, nikel, timah, atau emas apa saja, kalau kita lihat harga nikel dunia itu ya 15 ribu-an dolar AS,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @luhut.pandjaitan pada Jumat, 26 Januari 2024.
“Bahkan pada periode 2014-2019, periode hilirisasi mulai kita lakukan, harga rata-rata nikel hanya 12 ribu dolar AS,” sambungnya.
Lebih lanjut Luhut Binsar Pandjaitan menyayangkan Tom Lembong yang seorang intelektual tetapi memiliki karakter yang tidak baik.
“Bagaimana Anda memberikan advice bohong kepada calon pemimpin yang Anda dukung? Saya sedih lihat Anda di situ. Artinya intelektual Anda itu jadi saya ragu,” kata dia.
“Oke, Anda intelektual. Tapi karakter Anda menurut saya nggak bagus,” sambungnya.
Ternyata bukan hanya Luhut Binsar Pandjaitan saja, Bahlil pun menuding Tom Lembong memberikan kebohongan publik.
Ia turut menampik pernyataan Co-captain Timnas AMIN yang menyatakan bahwa mobil listrik Tesla tidak lagi menggunakan baterai berbahan dasar nikel.
Menurutnya Tesla memang menggunakan baterai LPF seperti yang disampaikan oleh Tom Lemboh tetapi hanya untuk kendaraan standar saja.
“Apakah nikel akan ditinggalkan? Ini adalah kebohongan publik, kenapa saya katakan demikian? Karena LFP itu hanya dipakai oleh Tesla kepada mobilnya yang standar,” ujar Bahlil dalam konferensi pers Kinerja Investasi 2023 pada Rabu, 24 Januari 2024.
“Karena kualitas jarak tempuhnya itu lebih bagus ke nikel dan itu Tesla sebagian juga masih memakai bahan baku nikel,” sambungnya.***

Share this article
Co-captain 2 Timnas pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong tengah mendapat sorotan publik.