AYOJAKARTA.COM – Hanya tinggal menghitung minggu, Indonesia akan dihadapkan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Dalam Pemilu 2024, ada tiga sosok yang dinilai ungggul dari bangsa ini dan hadir untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik kedepannya.
Adapun ketiga sosok tersebut yakni, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Ketiga calon presiden (capres) tersebut akan membawa Indonesia ke arah yang mereka yakini.
Paslon Anies-Muhaimin membawa Indonesia dengan tema perubahan, Prabowo-Gibran membawa Indonesia dengan tema Indonesia Maju yang berarti keberlanjutan dari program presiden sebelumnya.
Sedangkan Ganjar-Mahfud dinilai masih bingung ingin mengarahkan Indonesia ke arah mana pada Pemilu 2024.
Hal ini disampaikan oleh salah seorang pengamat sekaligus Aktivis Politik, M. Qodari, dirinya mengatakan bahwa paslon Ganjar-Mahfud tidak jelas, lantaran mereka selalu berbicara keberlanjutan namun dalam pengaplikasiannya selalu menyerang presiden sebelumnya.
“Disini saya melihat, menarik pak Mahfud dengan Ganjar ini pasangan yang secara visi dan misi selalu mengatakan bahwa mereka adalah keberlanjutan pak Jokowi juga, tetapi dalam memanifestasikan selalu menyerang,” ucap Qodari.
“Jadi antara teks yang tertulis dengan teks yang disampaikan secara lisan itu ada kesenjangan,” lanjut Qodari.
Lebih lanjut, Helmy Yahya yang juga menjadi moderator pada podcast Helmy Yahya Bicara, dirinya menjelaskan bahwa paslon 03 untuk menentukan, lantaran untuk perubahan ada di 01, sedangkan meneruskan pemerintahan sebelumnya ada di 03.
“Mungkin banyak orang yang mengatakan berat untuk pasangan 03 karena kalau meneruskan itu lebih dominan 02, kalau untuk perubahan 01, jadi 03 ini berat gitu” tutur Helmy Yahya.
Selanjutnya Qodari juga menambahkan, di Indonesia ini ada dua suara, yakni yang puas dengan kinerja Jokowi, dan yang tidak puas.
Baca Juga: Banjir BANSOS! 5 Surat Undangan dari PT Pos Indonesia Siap Dibagikan, Ada PKH dan BPNT?
“Jadi 03 ini punya problem untuk mendefinisikan situasi dan posisi mereka sendiri, identitas mereka itu mau ambil apa gitu lo, nah, kalau saya secara konsisten ya, sudah membagi elektoral kita itu dalam dua kategori, puas dengan pak Jokowi dengan yang tidak puas,” terang Qodari.
“yang tidak puas dengan pak Jokowi ini temanya perubahan dan itu diambil oleh Anies dengan penuh kesadaran, kalau yang puas ini kan diperebutkan oleh Prabowo dan Ganjar,” jelas Qodari.
“Prabowo dengan Gibran juga gak bingung, mereka dari awal mengatakan kita melanjutkan pak Jokowi, apalagi Prabowo ada mas Gibran yang notabene nya adalah anaknya pak Jokowi, makin mudah lagi, makin tegas lagi, bahwa kelanjutan ada di Prabowo-Gibran,” lanjut Qodari.
“Nah, yang bingung ini, mas Ganjar dengan pak Mahfud, di satu sisi mereka mau melanjutkan, secara teks mau melanjutkan, tetapi secara emosi marah kepada pak Jokowi, sehingga akhirnya menyerang pak Jokowi” imbuhnya.

Share this article
Dalam Pemilu 2024, ada tiga sosok yang dinilai ungggul dari bangsa ini dan hadir untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik kedepannya.