AYOJAKARTA.COM - Kendala menyangkut perizinan kembali dialami oleh kubu pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Hal tersebut terungkap saat capres Anies Baswedan menggelar acara Live di aplikasi Tik Tok bersama dengan Co Captain Amin, Thomas Lembong.
Live Tik Tok capres Anies Baswedan bersama Thomas Lembong tersebut, merupakan jawaban atas rasa rindu publik terhadap mantan Menteri Perdagangan.
Nama Thomas Lembong sendiri sempat menjadi sorotan publik saat debat pilpres sesi keempat digelar pada Minggu, 21 Januari 2024 lalu.
Momen saat Gibran mencecar Cak Imin dengan pertanyaan mengenai Lithium Ferro-Phosphate, membuat nama Tom berulang kali disebut.
Terkait dengan masalah perizinan acara Desak Anies, diketahui usai salah seorang warganet bertanya perihal rencana kunjungan Anies ke Bantul, Yogyakarta.
“Barusan saya dapat kabar, rupanya izinnya dicabut oleh pengelola,” ungkap Anies saat live Tik Tok bersama Tom Lembong, Penulis pidato Presiden Joko Widodo.
Anies menyebut pencabutan izin acara Desak Anies di Bantul terjadi ketika proses pemasangan sound dan persiapan telah selesai dilakukan.
Namun demikian, Anies optimis pertemuan dengan para masyarakat luas di acara Desak Anies akan tetap bisa diselenggarakan.
“Jadi kita tetap semangat, namanya juga Desak Anies, nyari tempatnya aja didesak, apalagi diskusinya,” guyon Anies yang ditanggapi Tom dengan senyum.
Sebelum kendala perizinan acara Desak Anies di Bantul yang terjadi pada menit-menit akhir, hal senada juga sudah berulang kali dialami pasangan Amin.
Sehubungan dengan adanya fenomena pembatalan izin acara diskusi yang sudah berulang kali dialami, Anies memberikan tanggapan.
Menurut Anies permasalahan yang sering dialami oleh pasangan Anies-Muhaimin, masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan persoalan rakyat Indonesia.
Kendala masyarakat menyangkut ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan, menurut Anies lebih berat dibandingkan dengan pencabutan izin diskusi Desak Anies.
“Kita disini sedang berusaha untuk mengubah semua kondisi itu, kalau untuk melakukan perubahan itu kita harus menghadapi tekanan, ya kita hadapi,” tegas Anies.
Menghadapi persoalan-persoalan yang tidak mudah, menurut Anies merupakan salah satu resiko dalam memperjuangkan perubahan.
Namun bagi siapapun yang memiliki kegigihan dan keuletan serta ketangguhan, setiap tantangan adalah sebuah kesempatan untuk keluar sebagai Pemenang Kehidupan.
Baca Juga: Abraham Samad Nilai Anies Baswedan Tak Akan Mudah Kembalikan Independensi KPK, Kenapa?
Dalam menyikapi perizinan acara Desak Anies yang kembali mengalami pembatalan, Anies memberikan sebuah kalimat penegasan.
“When the going gets tough, the tough gets going,” tegas Anies dikutip Ayojakarta, Selasa 23 Januari 2024 dari kanal Youtube Nick Rasyid.***
Share this article
Anies Baswedan mengaku dirinya tetap optimis pertemuan dengan para masyarakat di Bantul akan tetap bisa diselenggarakan.