AYOJAKARTA.COM -- PDIP Solo memprotes surat suara simulai Pemilu 2024 yang diselenggarakan KPU Solo karena hanya menampilkan contoh dua paslon saja.
Menurut PDIP Solo, surat suara simulasi Pemilu 2024 seharusnya sama dengan surat suara yang akan dikeluarkan. Ia bahkan menyebut bahwa surat suara simulasi tersebut menyesatkan.
Meanggapi hal tersebut, KPU Solo dan KPU RI memberikan penjelasan mengenai surat suara simulasi Pemilu 2024 yang mereka bagikan.
Ketua KPU Kota Solo Bambang Christianto menjelaskan bahwa KPU Solo hanya mengunduh desain dari link yang disediakan KPU RI.
Ia mengaku hanya sekadar melaksanakan apa yang telah diarahkan oleh KPU pusat.
"Pada surat dari KPU RI tahun 2023 yang kami terima, salah satunya berisi desain surat suara lima jenis pemilihan. Kami hanya melaksanakan," kata Bambang dikutip dari YouTube Metro TV, Kamis (4/1/2024).
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik menyebut bahwa terjadi human error dalam pencetakan surat suara simulasi Pemilu 2024.
"Terkait hal tersebut, itu terjadi human error yang tidak disengaja, tidak ada motif lain, kecui memang kekhilafan yang terjadi," kata Idham.
Sebelumnya, Liasion Officer (LO) PDIP Solo, YF Sukasno mengaku mengetahui bahwa surat suara simulasi Pemilu 2024 hanya berisi contoh dua paslon saat dirinya meminta contoh surat suara ke KPU.
“Jumat itu saya ke KPU dan minta contoh kartu suara karena memang parpol kan boleh. Sehingga saya minta contoh kartu suara, diberi lima, lengkap, kartu suara Pilpres, DPD, DPRD, DPR RI. Saat membuka kartu suara pada Senin yang pilpres ternyata kolomnya hanya dua, ini simulasi lho,” kata Sukasno kepada wartawan, Rabu (3/1/2024).
Ia merasa surat suara simulasi tersebut menyesatkan lantaran tidak sesuai kenyataan di mana hanya terdapat contoh dua paslon sementara kontestan Pemilu 2024 ada tiga paslon.
“(Simulasi) Kalau di KBBI kan latihan yang mendekati real. Sehingga, kok hanya dua kolom. Harusnya kalau latihan ya kolomnya tetap tiga, menurut saya ini menyesatkan,” ucap Sukasno.
Baca Juga: Tanggal Pencairan Bansos PKH 2024 Tahap 1: Cairkan Tanggal Segini Ya!
Menurutnya, surat suara simulasi Pemilu 2024 yang dikeluarkan oleh KPU Solo menbingungkan.
"Padahal sudah jelas tertulis kalau ini surat suara simulasi. Harusnya desain bisa dibuat mendekati yang asli, dibuat juga tiga kolom paslon. Tidak apa-apa jika tidak ada gambarnya, tapi tidak seperti ini. Kalau seperti ini membingungkan," tandas Sukasno.***

Share this article
PDIP Solo memprotes surat suara simulai Pemilu 2024 yang diselenggarakan KPU Solo karena hanya menampilkan contoh dua paslon saja.