AYOJAKARTA.COM – Hal mengejutkan datang dari saksi ahli dalam persidangan Jessica Wongso di kasus kopi sianida.
Saksi ahli tersebut ialah Rismon Sianipar yang turut hadir dalam sidang Jessica Wongso sebagai saksi ahli Digital.
Secara pribadi, Rismon Sianipar sendiri merupakan sosok yang getol membuka kejanggalan tepatnya di rekaman CCTV di TKP kasus kopi sianida ini.
Sebagaimana diketahui, ramai beredar kabar jika rekaman CCTV yang merupakan alat bukti dalam kasus ini telah dimanipulasi.
Bahkan dalam keterangannya, Rismon Sianipar menyebut jika hampir semua rekaman CCTV dari Kafe Olivier yang merupakan TKP kematian Mirna Salihin telah direkayasa.
“Saya bandingkan ternyata hampir semua file atau file video yang dilakukan yang diperiksa seperti kanal 2, kanal 3, kamera 3, kamera 7, kamera mahkota, dan kamera 9, kamera 1 mahkota juga itu juga direkayasa,” terang Rismon, dikutip dari kanal YouTube Bravos Radio Indonesia.
Namun, ada hal kurang mengenakkan yang harus dialami oleh Rismon Sianipar usai membongkar kejanggalan dalam rekaman CCTV tersebut.
Rismon Sianipar mengaku jika ia sampai mendapat ancaman gara-gara kesaksiannya itu.
"Dan satu lagi pada saat persidangan itu, ya saya gak bisa sebutkan namanya ya, tapi pada saat di persidangan nah di akhir itu ada seseorang yang terlihat itu menyalami saya, saya gak bisa sebut namanya,” terang Rismon Sianipar.
“Itu ada ancaman. Ada ancaman dimana ia mengatakan, ini tidak selesai di sini, kita akan selesaikan di luar pengadilan,” lanjutnya.
“Nah, itu ancaman itu saya pikir saya bilang silahkan gitu,” kata Rismon.
Meski sempat mendapat ancaman besar, namun rupanya hal itu tidak membuat Rismon berhenti membuka fakta yang ia temukan soal rekaman CCTV yang menurutnya sudah direkayasa.
Rismon Sianipar justru menganggap jika ancaman tersebut merupakan satu bentuk perjuangan dirinya untuk menegakkan kebenaran dan keadilan hukum di Indonesia.
“Jadi inilah memang perjuangan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan jadi saya pikir apapun resikonya ya saya akan terima gitu lho,” Rismon.
Bahkan Rismon Sianipar menegaskan jika ia tidak akan pernah bisa dibungkam, lantaran ia yakin apa yang ditemukannya sesuai dengan pengalamannya dalam bidang ini.
“Yang pasti saya tidak akan pernah dibungkam, karena ini keilmuan saya, saya telah belajar sejak tahun 1994 tentang image processing ini dan video processing ini,” tegas Rismon.
“Ya saya harus pertahankan argumen saya, karena ini adalah ilmiah dan matematika gitu kan , nah itulah ada ancaman di situ dan ini belum pernah diceritakan,” imbuhnya.***

Share this article
Rismon Sianipar jadi sosok yang getol membuka kejanggalan tepatnya di rekaman CCTV di TKP kasus kopi sianida Jessica Wongso.