AYOJAKARTA.COM — Kasus kopi sianida Jessica Wongso yang kini terangkat kembali dan telah menyita perhatian banyak pihak salah satunya mantan Kabareskrim Susno Duadji.
Susno Duadji baru-baru ini muncul ke hadapan publik ikut buka suara menanggapi kasus Jessica Wongso.
Susno Duadji mengungkapkan bagaimana penilaiannya terkait kasus tersebut, bahkan membongkar kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di kasus Jessica Wongso.
Menurut mantan Kabareskrim yang juga pernah menjabat sebagai penyidik ini, di dalam kasus Jessica Wongso yang ia amati dari film dokumenter dan beberapa pernyataan-pernyataan di podcast serta sidang yang berlangsung di tahun 2016 silam, tak ada bukti yang jelas bahwa Jessica adalah pelaku yang menaruh racun sianida ke dalam kopi mendiang Mirna.
Baca Juga: Susno Duadji Soroti Kasus Jessica Wongso, Singgung Peradilan Sesat
Susno pun bahkan tak segan menyebut jika peradilan dalam kasus Jessica Wongso ini disebut sebagai peradilan sesat.
"Tidak ada bantahan dari Mahkamah Agung, tidak ada bantahan dari Kejaksaan, dan tidak ada bantahan resmi dari penyidik. Berarti apa yang di film itu dan apa yang ada di medsos itu mendekati benar," ujar Susno seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat, 8 Desember 2023.
"Nah kalau itu benar, peradilan terhadap Jessica ini saya katakan peradilan sesat," lanjutnya.
Susno juga membongkar bahwa hakim di pengadilan Jessica ini sangat berani mengambil keputusan berdasarkan keyakinan, dan penafsiran belaka tanpa adanya alat bukti yang kuat.
Baca Juga: Hinca Panjaitan Angkat Bicara Soal Kasus Jessica Wongso, Warganet Kagum: Inilah Wakil Rakyat!
"Ya sangat janggal, memang harus ada keyakinan hakim. Tetapi keyakinan hakim itu harus di dapat dari alat bukti yang menunjukkan dialah pelakunya. Bukan dari ilmu penafsiran," tegas Susno.
Sayangnya menurut Susno, di kasus ini tidak ada alat bukti yang menunjukkan secara langsung bahwa Jessica lah pelakunya.
"Tidak ada alat bukti langsung yang mengatakan Jessica adalah pelakunya," ujarnya lagi.
Susno pun mengaku kasihan terhadap Jessica yang harus merasakan hukuman di usia muda tanpa ada kejelasan bukti kesalahannya.
"Kasihan orang berumur sekian tahun masih remaja dihukum sekian tahun, masa remajanya hilang" ucapnya.
Susno Duadji pun mengaku siap turun gunung membela keadilan bagi Jessica Wongso, dan mengungkapkan bagaimana sebenarnya kasus kopi sianida ini.
"Saya kira bagi pecinta keadilan bukan hanya pengacara senior, tetapi termasuk orang yang bukan pengacarapun tapi dia mengerti hukum, dan dia cinta keadilan harus terjun mengungkap kasus ini supaya terbukti benar atau tidak Jessica pelakunya," katanya.
"Saya sangat bersedia, yang saya bela bukan Jessica ya tetapi kebenaran dan keadilan. Siapapun pelakunya saya mencintai itu (keadilan), Kenapa? Karena dihukum karena rekayasa itu sakit," tegas Susno.***

Share this article
Susno Duadji baru-baru ini muncul ke hadapan publik ikut buka suara menanggapi kasus Jessica Wongso.