AYOJAKARTA.COM – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, menyatakan pasangan AMIN (Anies Baswedan – Cak Imin) tidak terbentuk dengan secara kebetulan.
Menurut Din Syamsuddin, Anies dan Cak Imin merupakan representasi antara dua organisasi islam terbesar di Indonesia yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.
“Saya pribadi Anies dan dan Muhaimin Iskandar adalah pasangan yang tepat untuk Indonesia, dari sudut yang mewakili dua organisasi (Muhammadiyah dan NU) yang besar,” ujar Din Syamsuddin, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube METRO TV, Sabtu, 4 November 2023.
Lebih lanjut, Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa keduanya (Anies dan Cak Imin) tidak perlu lagi diragukan komitmen kebangsaan yang mereka pegang.
“Tidak diragukan komitmen kebangsaannya, karena berasal dari cucu-cucu tokoh terkenal, bak Mas Anies Baswedan maupun Gus Imin,” katanya.
Seperti yang diketahui, Anies Baswedan merupakan cucu dari tokoh penggerak nasional yakni Abdurrahman Baswedan atau AR Baswedan dan juga merupakan tokoh nasional warga Muhammadiyah.
Sedangkan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin adalah cucu dari Kiyai H Wahab Hasbullah dan Bisri Syansuri, yang merupakan tokoh penggerak nasional dan tokoh NU.
Baca Juga: Survei dengan Anies Baswedan Selalu Paling Rendah, Cak Imin Pede Menang Putaran Pertama di Pilpres
“Tapi kepada para tokoh agama lain, ini bukan wawasan sektarianisme. NU dan Muhammadiyah pilar dari bangsa dan Negara Indonesia, jadi nggak perlu khawatir karena turut membangun bangsa dan Negara,” imbuhnya.
Bersama dengan pimpinan ormas islam yang hadir di DPP PKB, Din Syamsuddin menunjukkan dukungannya terhadap pasangan AMIN dalam Pilpres yang akan datang.
“Ini bagian dari silaturahmi kita, sebelumnya sudah ke DPP PKS (Kamis, 26 Oktober 2023), hari ini di DPP PKB, dan insyaallah hari Senin, 6 November 2023 akan datang ke partai Nasdem,” tuturnya.***

Share this article
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, menyatakan pasangan AMIN (Anies Baswedan – Cak Imin) tidak terbentuk secara kebetulan.