AYOJAKARTA.COM – 5 fakta unik Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang diperingati pada hari ini, sudah tahu?
Tahukah Anda bahwa di Hari Sumpah Pemuda kala itu pertama kalinya diperdengarkan lagu Indonesia Raya.
Lantas apa saja fakta lain dari Hari SUmpah Pemuda?
Dikutip AyoJakarta.com dari situs pekalongankab.bawaslu.go.id, berikut 5 fakta unik Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober:
Baca Juga: TERUPDATE! 11 Link Download Soal SKD CPNS 2023 Lengkap dengan Kunci Jawaban Format PDF
1. Lagu Indonesia Raya Pertama Kali Diperdengarkan Tanpa Syair
Kongres pemuda ini dihadiri juga oleh WR. Supratman atau WR. Soepratman.
WR. Soepratman merupakan pencipta lagu Indonesia Raya.
Di kongres pemuda ini dijaga oleh kepolisian Belanda, sehingga tak boleh terdengar kata Indonesia dan Merdeka.
Oleh karena itu, lagu Indonesia Raya diperdengarkan saja melodinya dengan iringan biola.
2. Awalnya Tidak Memiliki Nama Sumpah Pemuda
Acara kongres pemuda ini tidak memiliki nama Sumpah Pemuda.
Nama Sumpah Pemuda baru ada setelah beberapa hari kongres ini diadakan.
3. Tidak Boleh Ada Kata Merdeka
Karena di kongres ini dijaga ketat oleh kepolisian Belanda, maka kata merdeka tak boleh ada.
Peserta tak boleh menyuarakannya.
Kata merdeka merupakan kata terlarang di kongres itu.
4. Rumah Tempat Kongres Jadi Museum Sumpah Pemuda
Rumah tempat diadakannya kongres Sumpah Pemuda tersebut sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda.
Museum Sumpah Pemuda terletak di Jl. Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat.
5. Menggunting Topi Eropa Jadi Seperti Peci
Peci diperkenalkan Bung Karno sebagai identitas pergerakan nasional.
Namun karena peci masih langka, sebagian peserta kongres menggunting topi eropa mereka jadi seperti peci di bagian ujungnya.
Itulah 5 fakta unik Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, yang salah satunya tidak boleh ada kata merdeka. ***

Share this article
5 fakta unik Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang diperingati pada hari ini, sudah tahu? Salah satunya tak boleh ucapkan merdeka