AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan merupakan calon presiden (capres) yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Bersama dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (cawapres), kini Anies Baswedan siap bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang.
Seperti yang diketahui, sebelum diusung menjadi capres Anies Baswedan menghabiskan waktu selama 5 tahun sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: Perjalanan Karier Anies Baswedan, Sebelum Diusung Sebagai Capres Oleh Partai NasDem
Anies resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak 16 Oktober 2017 hingga 16 Oktober 2022.
Bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies dibantu oleh wakilnya yakni Sandiaga Uno (2017-2018) dan kemudian digantikan oleh Ahmad Riza Patria (2020-2022).
Selama masa kepemimpinannya, Anies tentu pernah memiliki beberapa kebijakan yang dibuatnya.
Lalu seperti apa rekam jejak kebijakan Anies ketika jadi Gubernur DKI Jakarta?
Berikut adalah rekam jejak kebijakan Anies ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang AyoJakarta.com kutip dari laman Gramedia.
1. DP Nol
DP Nol merupakan kebijakan Anies yang paling banyak mendapatkan perhatian masyarakat. Program ini ditujukan kepada masyarakat Jakarta untuk memiliki hunian dengan uang muka yang ringan hingga tanpa uang muka sama sekali atau DP Nol Persen.
Baca Juga: Misi Anies Baswedan dan Cak Imin untuk Pilpres 2024, Salah Satunya Mengatasi Kemiskinan
2. Proyek Reklamasi
Pada 26 September 2018, Anies membatalkan perizinan reklamasi 12 pulau di Teluk Utara. Adapun 4 pulau yang sudah dibangun lebih dulu dan dilanjutkan pada tahun 2018.
3. Stadion Internasional Jakarta
Sebenarnya, pembangunan Stadion Internasional Jakarta sudah direncanakan pada saat Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Akan tetapi, pembangunannya baru bisa direalisasikan pada tahun 2019 ketika Anies menjabat.
Baca Juga: 8 Visi Misi Anies Baswedan - Cak Imin Sebagai Capres dan Cawapres di Pilpres 2024, Apa Saja?
4. Banjir di Jakarta
Anies pernah membuat program sumber daya air untuk pengendalian banjir, mulai dari revitalisasi prasarana sumber daya air dengan konsep naturalisasi, revitalisasi kanal dan sistem polder. Ia juga membangun sumur resapan di beberapa titik di Kota Jakarta.
Selain itu, Anies juga membangun tanggul pengaman pantai, dan perbaikan tata kelola air.
Baca Juga: Momen Kocak Cak Imin 'Nyelepet' Anies Baswedan Pakai Sarung, Warganet: Tambah Ceria Nih...
5. Penanganan Covid-19
Seperti yang diketahui, awal mula Covid-19 masuk ke Indonesia karena adanya dua pasien yang dinyatakan positif. Anies pun mengumumkan pembentukan Tim Tanggap Covid-19.
Terdapat beberapa kebijakan demi mengatasi wabah Covid-19 seperti hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) ditiadakan demi menghindari kerumunan, serta ditutupnya tempat hiburan dan destinasi wisata.
Aktivitas belajar mengajar siswa di sekolah pun ditiadakan dan dilaksanakan secara daring. Bahkan, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pertama kali diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.***

Share this article
Salah satu rekam jejak Anies Baswedan saat ia menjabat sebagaii Gubernur DKI Jakarta adalah Proyek Reklamasi.